Jumat, 30 Januari 2026

Diduga Gardan Lepas, Pikap Bermuatan Kardus Bekas Terguling di Sekupang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Mobil pikap bermuatan kardus bekas mengalami kecelakaan di Jalan Diponegoro, Sekupang, Jumat (28/3). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sebuah mobil pikap bermuatan kardus bekas mengalami kecelakaan di Jalan Diponegoro, Sekupang, Jumat (28/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Kendaraan dengan nomor polisi BP 8626 DD itu terguling ke sisi kiri jalan, diduga akibat gardan yang lepas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi karena posisi pikap yang melintang di jalan dan muatan kardus yang berserakan. Sejumlah pengendara harus mengurangi kecepatan atau mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Tim Batara Biru Polsek Sekupang dan Unit Laka Polresta Barelang segera tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas juga turut membantu memindahkan muatan kardus yang berserakan ke tepi jalan.

Seorang petugas kepolisian di lokasi menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan. “Kami masih mengumpulkan keterangan dari sopir dan saksi di sekitar lokasi untuk mengetahui kronologi kejadian,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik pikap, Simanjuntak, mengatakan bahwa menurut sopirnya, kendaraan kehilangan kendali secara tiba-tiba sebelum akhirnya terguling. “Jatuh begitu aja, Bang,” katanya singkat.

Ia menduga kecelakaan terjadi akibat gardan kendaraan yang lepas saat melaju. Proses evakuasi dilakukan dengan menarik pikap menggunakan truk lain yang kebetulan melintas. Setelah berhasil didirikan kembali ke tepi trotoar, terlihat ada bagian bawah kendaraan yang patah. Muatan kardus bekas kemudian dipindahkan ke truk lain agar tidak menghambat arus lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mengecek apakah ada faktor teknis lain yang berkontribusi terhadap insiden ini. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update