
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajak orang tua berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah. Program ini menyasar seluruh pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, dengan tujuan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan dukungan orang tua sangat dibutuhkan, mulai dari mengisi formulir skrining kesehatan yang dibagikan sebelum pemeriksaan hingga menindaklanjuti hasil pengecekan yang dilakukan tenaga medis.
“Formulir ini penting untuk memetakan kondisi kesehatan anak, termasuk riwayat penyakit dan kebiasaan sehari-hari. Hasil pemeriksaan nanti akan lebih akurat jika informasi dari orang tua lengkap dan jujur,” ujarnya, Jumat (8/8).
Baca Juga: Sudah 4.113 Pelajar di Batam Jalani Cek Kesehatan Gratis
Pemeriksaan dalam program ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi, dan mulut, tes hemoglobin (Hb), serta evaluasi kebersihan diri seperti kondisi kulit, rambut, dan kuku. Untuk siswa PAUD dan SD, dilakukan juga skrining tumbuh kembang untuk mendeteksi keterlambatan perkembangan dan mencegah stunting.
Didi menambahkan, setiap siswa yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan akan langsung mendapatkan rujukan ke puskesmas terdekat.
“Misalnya anak dengan rabun jauh, indikasi buta warna, atau gangguan tumbuh kembang, akan segera kami arahkan untuk penanganan lanjutan,” katanya.
Hingga 5 Agustus 2025, Program CKG telah menjangkau 7.464 siswa, terdiri dari 388 siswa PAUD, 3.168 siswa SD, 3.068 siswa SMP, dan 840 siswa SMA. Dengan estimasi jumlah pelajar di Batam lebih dari 200 ribu anak, Dinkes Batam mengerahkan 21 puskesmas di seluruh kecamatan untuk menjangkau semua sekolah.
Didi menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga partisipasi aktif pihak sekolah dan orang tua.
“Kami berharap orang tua bisa melanjutkan edukasi kesehatan di rumah dan memantau kondisi anak setelah pemeriksaan. Ini adalah kerja sama demi masa depan anak-anak kita,” tutupnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



