
batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan menertibkan parkir liar di sekitar kawasan Batamcenter. Seperti di area Harmoni One dan kantor pos. Mayoritas pengendara memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim, mengatakan, jalur sepeda tidak boleh ada kendaraan yang terparkir. Parkir yang bukan pada tempatnya termasuk dalam parkir ilegal.
Beberapa waktu lalu, ia bersama tim sudah melakukan penertiban bagi kendaraan yang parkir di tepi jalan, yang bukan diperuntukan untuk tempat parkir.
“Nanti akan kami tindak. Ini sebenarnya tidak diperbolehkan. Karena sudah jelas itu untuk pesepeda. Saya nanti cek dulu ke lapangan, jika memang termasuk pelanggaran, akan kami tertibkan,” kata dia, Kamis (29/9).
Berdasarkan pantauan di beberapa titik jalur sepeda berjejer kendaraan yang terparkir rapi. Pengendara tidak memilki tempat pilihan lain untuk memarkirkan kendaraan mereka. Sehingga jalur sepeda yang sudah selesai dikerjakan.
Hampir di setiap jalur sepeda terparkir kendaraan roda empat. Sehingga menyebabkan jalur sepeda penuh dengan kendaraan.
Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebutkan proyek jalan ini jalur bagi pesepeda dimulai dari jalan Raja Isa atau samping Bank Indonesia Kepri menuju bundaran BP Batam dan berakhir di Bundaran Madani.
“Total panjang jalan ini 2,7 kilometer,” katanya.
Sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) yang dikeluarkan oleh Konsultan Perencana melalui Pusrenpros, pekerjaan ini dimulai dari Bank Indonesia, melewati Pelabuhan Ferry Terminal Batam Center, Bundara BP Batam, Bundaran Madani dan berakhir di depan One Batam Mall.
Nilai proyek pekerjaan pendestrian jalur sepeda dan pelebaran jalan ini sebesar Rp35.270.289.688.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT Kisna Jaya, selaku Kontraktor Pelaksana dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku Konsultan Pengawas. Proyek ini berdurasi 300 Hari Kalender dimulai dari 14 Oktober 2021 sampai 10 Agustus 2022, proyek ini merupakan proyek tahun jamak.
“Selain membuat pengendara nyaman, pembangunan ini membuat kawasan ini makin cantik dan estetik,” katanya.
Hal itu dinilai penting mengingat Batam terus berbenah menjadikan Batam modern dan memesona demi memanjakan masyarakat dan wisatawan.
“Kalau istilah sekarang, kawasan ini akan lebih instagamable,” katanya.(*)
Reporter: Yulitavia



