Minggu, 27 November 2022

Disnaker Catat Ada 18 Ribu Pencaker di Batam, Rudi: Wirausaha Lebih Baik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
bursa kerja 2022
Suasana hari pertama Job Fair Batam 2022, Senin (07/11).
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Job fair yang digelar Pemko Batam di Lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung belum bisa mengakomodir semua kebutuhan lapangan kerja masyarakat di Kota Batam. Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mencatat ada sekitar 18 ribuan orang yang berusaha mendapatkan lowongan kerja sepanjang tahun 2022.

Jumlah pencaker ini jauh tidak seimbang dengan lowongan pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan di Kota Batam. Job Fair yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin (7/11) hanya bisa mengakomodir sedikit pekerja saja. Masih ada belasan ribu pencaker di Batam yang terus berusaha mendapatkan pekerjaan hingga saat ini.

Baca Juga: Belasan Ribu Berkas Lamaran Masuk Pada Kegiatan Job Fair 2022

“Pencaker sekitar 18 ribu an-orang. Lowongan kerja masih sangat terbatas,” kata kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti di lokasi Job Fair, Rabu (9/11).

Diakuinya jumlah pencari kerja tidak sebanding dengan lowongan kerja (loker) yang tersedia. Pengurusan kartu AK1 atau kartu kuning yang dikeluarkan Dinasker Batam sebanyak 100 kartu per harinya.

“Jika dibandingkan antara pencari kerja dan lowongan yang tersedia, masih belum sebanding,” katanya.

Baca Juga: BP Batam Mengaku Sudah Kirim Dokumen ke Pemprov Kepri

Meskipun demikian Pemko Batam, kata Rudi, terus berupaya keras untuk mengurangi angka pengangguran di kota ini. Pemko Batam terus memantau perkembangan industri di Kota Batam dan berkoordinasi dengan pelaku industri untuk terus mengutamakan putera-puteri daerah sebagai pekerja. Jika karyawan belum memiliki keahlian khusus, perusahaan diminta untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) agar menjadi pekerja profesional sesuai bidang yang dibutuhkan.

“Kita juga berharap masyarakat lebih aktif dengan usaha kemandirian agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan tidak bergantung dengan perusahaan,” harapnya.

Rudi menambahkan selama tiga hari Job Fair total diperkirakan lebih dari 12.000 berkas pelamar yang masuk ke meja petugas. Jumlah itu tidak sebanding dengan lowongan yang dibuka 32 perusahan.

Baca Juga: Gelper Beroperasi Lagi, Kapolres: Akan Kami Tindak dan Sikat Seluruh Bentuk Perjudian

“Total lowongan kerja Job Fair sebanyak 1.880 lowongan kerja. Hampir 60 persen dibutuhkan operator. Tidak semua pelamar dipanggil. Tergantung dari ketentuan perusahan dalam mencari kandidat yang tepat. Kalau tidak punya pengalaman atau tidak ada sertifikat perusahan tidak mau terima,” jelasnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Upaya Pemko Batam untuk mengurangi angka pengangguran terus dilakukan. Selain dengan mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan perekrutan tenaga kerja, Rudi juga mengajak masyarakat untuk bisa mandiri. Membuka usaha sendiri dan menciptakan lowongan kerja bagi warga lain yang membutuhkannya.

“Wirausaha lebih baik ketimbang jadi karyawan. Buka usaha sendiri sehingga tidak bergantung dengan perusahaan,” imbau Rudi. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

spot_img
spot_img
spot_img

Update