Kamis, 15 Januari 2026

Distribusi MBG di Batuampar Hampir Tuntas, Capai 90 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Murid SD di Batam menikmati makanan program MBG yang dibagikan di sekolah.

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan memastikan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Batuampar telah berjalan dengan baik. Meski sempat dikeluhkan sebagian orang tua karena belum semua siswa menerima, Dinas Pendidikan menegaskan cakupan program di wilayah ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Yusal, menjelaskan bahwa distribusi MBG diatur melalui Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG). Namun, untuk wilayah Batuampar, kuota pendirian SPPG baru saat ini sudah tidak memungkinkan karena kapasitas dapur yang tersedia telah penuh.

“Memang kewenangan MBG itu ada di SPPG. Di Batuampar saat ini sudah ada empat dapur yang beroperasi, dan satu lagi akan segera beroperasi dalam waktu dekat. Jadi kuota di Batuampar sudah terpenuhi semua,” ujar Yusal, Rabu (22/10).

Menurutnya, jumlah sasaran penerima MBG di Batuampar memang tidak sebanyak di kecamatan lain. Hal itu membuat capaian distribusi di tingkat SD, baik negeri maupun swasta, sudah mendekati tuntas.

“Sasarannya di sana tidak banyak. Untuk SD di Batuampar, baik negeri maupun swasta, capaian MBG-nya sudah 90 persen. Saya kira untuk SMP juga sudah tersedia semua,” ujarnya.

Yusal menambahkan, sebelumnya sempat ada rencana penambahan dapur MBG dari pusat untuk wilayah Batuampar. Namun, setelah dilakukan evaluasi, rencana tersebut dibatalkan karena kapasitas dapur yang ada sudah mencukupi.

“Memang sempat ada rencana penambahan dapur dari pusat, tapi karena di lapangan ternyata sudah cukup, jadi tidak jadi ditambah,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami mekanisme distribusi MBG yang diatur berdasarkan kapasitas dan wilayah kerja masing-masing SPPG. Dinas Pendidikan juga terus memantau agar program makanan bergizi untuk anak sekolah ini dapat menjangkau seluruh peserta didik secara merata.

Sebelumnya secara keseluruhan penyaluran MBG di Batam Hingga Oktober 2025, sudah menyentuh angka 62 persen dari total sasaran 220 ribu siswa SD dan SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan mengatakan sebanyak 188.742 siswa dari 464 sekolah dan posyandu telah menerima manfaat program MBG.“Untuk sekolah saja, capaian pelaksanaan MBG sudah di atas 70 persen, dan terus meningkat seiring dengan perluasan jangkauan distribusi di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan dapur MBG di Batam sepenuhnya berada di bawah kendali Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas Pangan dan Gizi (SPPG). Pemko Batam, lanjutnya, turut mendukung program nasional tersebut dengan menyiapkan berbagai sarana pendukung, termasuk lahan untuk dapur umum tambahan.

“Pemko Batam sudah mengajukan usulan lahan ke Bapanas melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau guna mendukung pembangunan dapur umum tambahan,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam upaya meningkatkan gizi anak sekolah. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update