Senin, 19 Januari 2026

Ditabrak Remaja yang Balap Liar di Simpang Kara, Driver Ojol Tewas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi.

batampos – Aksi trek-trekan dan balap liar di kawasan Simpang Kara, Batam Centre kembali memakan korban. Kali ini, aksi yang didominasi para remaja tersebut menewaskan pengendara motor yang berprofesi driver ojek online (ojol) bernama Windi Astuti.

Wanita 32 tahun ini tewas di lokasi kejadian dengan mengenakan jaket kerja, Minggu (9/2) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Ia tewas dengan luka di bagian kepala.

“Tengah malam itu sedang ramai yang balap. Abang ojol ini disenggol dan ditabrak dari belakang,” ujar Andri, salah seorang saksi mata.

Kecelakaan ini berawal saat korban mengendarai motor Honda Beat BP 4055 HH dari arah Simpang Frengky menuju Simpang Kara. Dari arah bersamaan, remaja berinsial RH, 15, memacu motornya Yamaha Mio BP 5519 CE. Lalu menabrak korban.

Baca Juga: Razia Sampah Liar di Batam, Becak Motor Pengangkut Sampah Diamankan

“Yang nabrak terluka dan dibawa ke rumah sakit RS Awall Bros,” kata Andri.

Andri mengatakan kawasan Simpang Kara hingga saat ini menjadi lokasi utama balap liar, khususnya pada akhir pekan.

“Kalau malam Minggu anak-anak pada ngumpul di sini. Ada yang ikutan balap, dan banyak juga yang nonton,” ungkapnya.

Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean membenarkan adanga kecelakaan ini. Ia mengatakan belum bisa memastikan kecelakaan tersebut karena aksi balap liar.

“Yang menabrak masih dirawat. Belum bisa dimintai keterangan. Untuk kendaraan sudah kita amankan di Polresta Barelang,” ujarnya.

Baca Juga: BPK Turun Hitung Kerugiaan Negara Dalam Dugaan Korupsi Fasum dan Fasos di Batam

Sementara KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudi Patra mengatakan pembalap liar di kawasan tersebut kerap kucing-kucingan dengan polisi.

“Semalam kita ada kegiatan cipkon dan datang ke lokasi. Kejadian saat kita pindah TKP,” katanya.

Yudi mengaku dalam kegiatan cipkon tersebut melakukan peneguran kepada pengendara motor yang melanggar aturan. “Kita lakukan kegiatan simpatik dan teguran. Himbauan Operasi Keselamatan,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Update