Minggu, 25 Januari 2026

Ditemukan Makanan Program Makan Bergizi Gratis Tak Layak Konsumsi di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tim Gizi Dokkes Polda Kepri mengecek kualitas gizi pada menu makanan bergisi gratis (MBG) yang diproduksi dari Dapur SPPG Polda Kepri, Kota Batam, Senin (25/8/2025). (ANTARA/Laily Rahmawaty.)

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah dasar di Batam kembali menuai sorotan. Dalam periode 18–26 Agustus, ditemukan sejumlah makanan yang tidak layak konsumsi.

Mulai dari sayur berbelatung hingga berambut; lauk telur basi; ayam terdapat telur lalat, bahkan nasi bercampur plastik dan semut.

Tidak hanya di wilayah Kabil, temuan serupa juga terjadi di Bengkong, di mana makanan MBG dalam kondisi basi.

Baca Juga: Warga Keluhkan Lubang di Jalan Depan SPBU Seipanas

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvester Simamora, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut. Apalagi sebelumnya, Kapolda sudah mengintruksikan kepada Ditreskrimsus untuk melakukan pengawasan program MBG agar tak ada penyimpangan.

“Dari informasi ini pasti akan kami lakukan tindaklanjut. Sampai sekarang memang belum ada laporan resmi, tapi informasi ini akan kami follow-up,” ujarnya, Kamis (28/8).

Silvester menjelaskan, program MBG seharusnya sudah memiliki mekanisme pengawasan sendiri. Mulai dari punya tim khusus yang mengawasi food security, kualitas, dan higienitasnya.

Baca Juga: Jambret Kalung Emas Senilai Rp 88 Juta, Timbul Dituntut 6 Tahun Penjara

“MBG punya standar pengawasan.Tapi dengan adanya temuan seperti ini, jelas harus ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut dia, masalah kualitas makanan pada program MBG sangat rawan bila tidak diawasi dengan baik. Apalagi yang mengonsumsi adalah anak-anak sekolah.

“Kalau seandainya kualitas makanan tidak bagus, tentu rawan bagi anak-anak. Itu yang jadi perhatian kami,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update