
batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menegaskan telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penumpukan sampah di kawasan Dataran Engku Putri, Batam Centre. Sebagai langkah penanganan, DLH kini menempatkan bin kontainer atau bak sampah di lokasi tersebut agar sampah tidak lagi berserakan.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Iqbal Feliansyah, menjelaskan, keterlambatan pengangkutan sampah di lokasi itu sempat terjadi karena armada pengangkut sedang dalam perbaikan.
“Kami mohon maaf atas kendala yang sempat terjadi. Armada di lokasi tersebut kemarin memang dalam perbaikan, sehingga pengangkutan sempat tertunda,” ujar Iqbal, Kamis (30/10).
Baca Juga: Sampah Menggunung di Tepi Jalan Bida Ayu, Warga Keluhkan Bau Menyengat
Ia menyampaikan, Dataran Engku Putri belum dilengkapi dengan tempat sampah yang memadai, sehingga pihaknya menempatkan bin container untuk mengakomodasi pembuangan sampah sementara.
“Penempatan BIN ini bertujuan agar sampah tidak berceceran seperti sebelumnya,” tambahnya.
Terkait adanya tumpukan sisa material bangunan di area tersebut, Iqbal menegaskan bahwa hal itu bukan termasuk kategori sampah rumah tangga. Karena itu, penanganannya akan dikoordinasikan dengan pihak lain.
Baca Juga: Kuota Haji Kepri 2026 Turun Jadi 1.085 Jamaah
“Sisa material bangunan bukan termasuk sampah yang menjadi kewenangan DLH. Kami sudah melaporkan hal tersebut ke Bagian Umum Setdako untuk diteruskan kepada pihak yang sedang melakukan renovasi bangunan astaka,” jelasnya.
Sebelumnya, warga mengeluhkan tumpukan sampah di salah satu sudut Dataran Engku Putri yang menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu keindahan kawasan. Sampah terdiri dari plastik, sisa makanan, ranting pohon, hingga material bangunan, yang terlihat menumpuk di sisi timur lapangan utama. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



