Minggu, 18 Januari 2026

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, BP Batam Rilis Dashboard dan Duta Investasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad ditemani wakil Ketua BP Batam meluncurkan dashboard investasi. f.cecep

batampos– BP Batam meluncurkan Dashboard Investasi dan memperkenalkan Duta Investasi Batam 2025, dalam sebuah acara yang digelar di Balairungsari BP Batam, Jumat (18/7). Langkah ini sebagai bagian dari transformasi pelayanan dan strategi komunikasi yang bertujuan menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut sejak awal perancangannya, Batam memang dirancang sebagai kawasan industri dan eksplorasi, serta menjadi penggerak utama ekonomi nasional.

“Sudah lebih dari enam dekade Batam dikembangkan. Sejak 1991, tren statistik menunjukkan kontribusi signifikan Batam dalam pertumbuhan ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

BACA JUGA: Kepala BP Batam Buka Batam Investment Forum 2025, Dorong Optimisme Iklim Investasi

Namun, ia menilai capaian itu belum cukup jika dibandingkan dengan kawasan bebas serupa di negara lain. Oleh sebab itu, dia inginkan ikhtiar dan kerja kolektif agar daya saing Batam bisa meningkat secara signifikan di kancah global.

“Kita harus bersatu, membangun energi kolektif. Kita harus aktif mengomunikasikan kebijakan-kebijakan baru, menyederhanakan regulasi, dan mempromosikan potensi strategis Batam,” katanya.

Peluncuran Dashboard Investasi ini juga sebagai bentuk respons konkret BP Batam atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Dalam empat bulan menjabat, Amsakar sudah dua kali dipanggil langsung oleh Presiden, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Lalu, pemerintah pusat kini memberikan perhatian luar biasa terhadap Batam, antara lain melalui dua regulasi baru: PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025, yang memberi pelimpahan kewenangan dari 11 kementerian/lembaga ke BP Batam dalam 16 sektor usaha.

Dashboard Investasi, kata Amsakar, akan menjadi platform digital interaktif yang memudahkan pelaku usaha, masyarakat umum, dan pengguna data untuk mengakses informasi ekonomi dan investasi secara real time, serta menyampaikan keluhan maupun masukan kepada BP Batam.

“Kita tidak ingin hanya terlihat hebat di data, tapi juga harus menyelesaikan masalah lapangan. Ini jadi sarana komunikasi dua arah,” katanya.

Amsakar juga mengungkap capaian investasi Batam dalam empat tahun terakhir yang telah mencapai Rp121 triliun, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan 27,12 persen. Proyeksi lima tahun ke depan diharapkan menyentuh Rp304,9 triliun, dengan pertumbuhan rata-rata 12,71 persen.

Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Batam dinilai atraktif. Setelah terkontraksi pada 2020 akibat pandemi, pertumbuhan kembali melonjak menjadi 4,75 persen pada 2021, 6,84 persen di 2022, dan 7,04 persen pada 2023. Neraca perdagangan Batam pun mencatat surplus sebesar USD 6,82 miliar dari 2020 hingga 2024.

Khusus implementasi PP 25/2025, BP Batam sedang merumuskan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) beserta Peraturan Kepala BP Batam untuk mendukung pelaksanaannya. Amsakar menyebut semangat kerja di internal BP Batam kini sangat tinggi.

“Saya lihat sekarang semua sudah ‘terjangkit’ semangat workholic. Sama seperti kepala dan wakil kepala BP Batam,” ujar dia.

Amsakar menutup sambutannya dihadapan hadirin dengan optimisme tinggi. Ia menyebut Batam harus menyumbang lebih besar untuk target pertumbuhan nasional dalam RPJMN sebesar 8 persen.

“Batam harus berkontribusi hingga 9,5 persen atau bahkan lebih, dan bisa menyerap lebih dari dua juta tenaga kerja,” katanya.

Sementara itu, Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut kemajuan Batam hanya mungkin dicapai bila pemerintah dan dunia usaha berjalan beriringan.

“Hari ini, lewat peluncuran dashboard dan duta investasi, kami jawab kepercayaan itu dengan langkah nyata,” katanya.

Dia menambahkan, taransformasi pelayanan investasi Batam akan terus dikembangkan dengan belajar dari praktik terbaik di negara lain, dan diterapkan secara bertahap melalui penyempurnaan sistem layanan di internal BP Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Update