Jumat, 1 Mei 2026

DPRD Batam Dorong Pembangunan Sekolah Dimulai Sebelum PPDB

Berita Terkait

Ilustrasi: Murid SDN 019 saat pulang sekolah. DPRD Batam mendorong agar pembangunan sekolah dapat dimulai sebelum penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – DPRD Batam mendorong agar pembangunan sekolah dapat dimulai sebelum penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin P. Sihaloho, mengatakan, tahun ini pembangunan sekolah sudah dianggarkan. Dinas Pendidikan Batam akan membangun SD dan SMP negeri tahun ini.

“Karena PPDB itu dibuka pertengahan tahun. Harusnya dari awal tahun ini sudah bisa dimulai, dan dipercepat. Sehingga usai PPDB, sudah ada ruangan yang bisa untuk ditempati siswa. Paling tidak mempersingkat anak-anak numpang di sekolah lain, jika pembangunan bisa lebih cepat,” kata Udin, Jumat (6/1/2023).

Baca Juga: Pengemudi Taksi Pelabuhan Sekupang Curhat Terkait Taksi dan Ojek Online

Ia menyebutkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Batam untuk 2023. Untuk tingkat SD dari APBD tersebut akan membangun RKB sebesar Rp 8,2 miliar. Tingkat SMP untuk pembangunan RKB dan sekolah baru dengan total Rp 12,8 miliar.

Kemudian tingkat PAUD untuk pembangunan gedung dan ruang guru dengan total Rp 1.2 miliar. Sedangkan untuk pendidikan non formal pembangunan gedung, ruang kelas dan guru senilai Rp 1.8 miliar.

Udin P Sihaloho mengaku data dari Dinas Pendidikan Kota Batam, pembangunan RKB pada tingkat SD se-kota Batam terdapat 9 sekolah yang terbagi negeri dan swasta.

Baca Juga: Ini Tanggapan BP Batam Perihal Rumah Dinas yang Disalahgunakan

Untuk pembangunan sekolah baru ada dua unit SMPN. Yakni di kecamatan Batuaji, tepatnya di Kelurahan Buliang dan Kampung Panglong, Kecamatan Nongsa. Sedangkan penambahan RKB pada tingkat SMP terdapat 9 sekolah yang terbagi negeri dan swasta.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan mengatakan tahun ini ada dua SMPN yang dibangun tahun ini. Pembangunan sekolah diprioritaskan di lokasi yang jumlah calon peserta didik cukup banyak. Sehingga kebutuhan akan sekolah juga bertambah.

“Setiap tahun kami upayakan untuk bangun sekolah. Karena memang kebutuhan itu ada. Jumlah sekolah belum ideal dibanding dengan jumlah calon peserta didik,” sebutnya.

Baca Juga: Pelni Siap Saja Kembali ke Pelabuhan Sekupang

Mengenai proses pembangunan sekolah, Hendri mengatakan diupayakan secepat mungkin. Untuk persiapan dokumen juga memakan waktu yang tidak sebentar. Jika tidak ada gagal lelang, pembangunan bisa diupayakan paling lambat sebelum PPDB dimulai.

“Selain pembangunan sekolah baru, ada juga RKB yang cukup membantu dalam antisipasi memblukdaknya jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah negeri. Kalau bisa lebih cepat, tentu kami upayakan,” tutupnya.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Manfaatkan Program Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan

Pemerintah Kota Batam kembali merencanakan pembangunan unit sekolah baru (USB) dan ruang kelas baru (RKB) tahun 2023 ini.

Pembangunan sekolah merata di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Pembangunan sekolah baru ini bertujuan untuk menyambut pendaftaran peserta didik baru (PPDB) setiap tahunnya. Seperti diketahui, setiap tahun penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri selalu membludak.(*)

Reporter: Yulitavia

UPDATE