Jumat, 16 Januari 2026

DPRD Batam Dorong Pemko Lobi Pusat untuk Atasi Kekurangan Guru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Surya Makmur Nasution.

batampos – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution, menyoroti seriusnya persoalan kekurangan tenaga pendidik di Batam. Masalah tersebut harus segera dicarikan solusi agar tidak berdampak pada kualitas pendidikan di daerah ini.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang bisa dilakukan adalah membangun kerja sama intensif antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan pemerintah pusat. Melalui lobi dan komunikasi yang aktif, ia harap pemerintah pusat dapat memberikan kebijakan yang lebih fleksibel dalam proses pengangkatan guru.

“Pemerintah daerah Batam harus berani melakukan pendekatan ke pusat untuk meminta kemudahan dalam pengangkatan guru, agar bisa menjawab kekurangan yang terjadi di lapangan,” katanya, Senin (5/5).

Selain itu, ia menyarankan agar Pemko Batam mempertimbangkan pengangkatan guru honorer menjadi guru tetap. Tentunya, langkah ini harus dilakukan dengan syarat bahwa guru-guru honorer tersebut memenuhi kualifikasi dan persyaratan yang berlaku secara profesional.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Seret Anggota DPRD Batam, Kasat Reskrim: Laporan Tetap Berlanjut

Tak hanya itu, Surya juga mengusulkan opsi rekrutmen guru kontrak sebagai solusi jangka menengah. Baginya, memberikan honor yang layak dan memadai bagi guru kontrak cukup penting. Tujuannya agar mereka bisa bekerja dengan semangat dan tanggung jawab tinggi.

“Kesejahteraan guru kontrak tidak boleh diabaikan. Mereka adalah ujung tombak pendidikan di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar,” ujar dia.

Kemudian, kolaborasi dengan organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan juga perlu dibangun untuk menciptakan program guru relawan. Langkah ini bisa menjadi alternatif jangka pedek untuk menutupi kebutuhan tenaga pengajar, khususnya di daerah-daerah terpencil.

Khusus bagi guru-guru yang telah lama mengabdi, terutama di wilayah hinterland, Surya mendesak agar mereka diberikan insentif yang lebih baik. Hal ini dinilai penting untuk menarik guru-guru berkualitas agar mau mengajar di Batam.

Baca Juga: Pemko Batam Salurkan Bansos untuk Lansia di Enam Pulau Perbatasan

Kemudian, ia turut menyorot pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Meski kehadiran guru fisik tetap dibutuhkan, pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengatasi keterbatasan jumlah guru.

“Di tengah era teknologi saat ini, pengembangan IPTEK dapat menjadi solusi agar kekurangan guru dapat diatasi meskipun kekurangan guru di tengah siswa sangat dibutuhkan,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update