Rabu, 14 Januari 2026

Dubes Jerman Tertarik dengan Batam, Dorong Perusahan Jerman Tanamkan Modal di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Duta Besar Jerman untuk Indonesia dan Timor Leste, Ms. Ina Lepel saat bertemu Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. F.Istimewa

batampos – Pertumbuhan ekonomi Batam menjadi daya tarik berbagai negara untuk berinvestasi. Meskipun pandemi baru mereda, pertumbuhan ekonomi Batam melesat. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 4,75 persen di 2021. Pencapaian ini terbilang luar biasa, sebab melampaui pertumbuhan nasional sebesar 3,69 persen.

Tahun 2022, ekonomi Batam akan terus tumbuh kuat diproyeksikan dengan rata-rata 5,15% – 5,66%, sementara Kepulauan Riau berada pada angka 5,03%, dan nasional 5,31%. Berdasarkan data dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 2022, ada 10 proyek besar dengan nilai investasi US$45.367,4 ribu kuartal keempat tahun 2022,yang dirancang oleh penanaman modal asing (PMA) asal Jerman.

Baca Juga: Masuk Lewat Batam, Ratusan WNI Dideportasi dari Malaysia

Mayoritas investasi dari PMA Jerman ini bergerak di sektor kelistrikan dan optik. Pertumbuhan Batam yang sangat menarik dan cukup banyaknya PMA asal Jerman di Kota Bandar Madani ini, menjadi salah satu alasan kedatangan Duta Besar Jerman untuk Indonesia dan Timor Leste, Ms. Ina Lepel.

“Kami datang dari Jakarta dan setelah mendarat kami langsung bertemu dengan Bapak Kepala BP Batam juga selaku Walikota Batam. Kami ingin mengetahui bagaimana Batam saat ini. Karena kami mendengar Batam begitu luar biasa, menarik, berkembang dari sisi ekonomi dan bisnis,” kata Ms. Ina Lepel.

Ia mengatakan, sangat konsen memantau pertumbuhan ekonomi Batam pasca situasi Covid-19, potensi dan tantangan pengembangan proyek tenaga panel surya atau penyediaan energi terbarukan. Lalu, juga terkait perkembangan KEK, hingga proyeksi pengembangan Batam ke depan.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Buka 3 Rute Baru Mulai Maret

Ms Ina Lepel tak sendirian, dalam mengundang Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam jamuan makan siang di Restoran Andalamina, Hotel BWP. Duta Besar Jerman untuk Indonesia dan Timor Leste itu membawa serta delegasi Kedutaan yakni Sekretaris Utama Bidang Ekonomi Mr. Maximillian Mauer, Deputy Executive Director German-Indonesia Chamber of Industry and Commerce Mr. Martin Kohoutek, dan Staf Bidang Ekonomi Maharini Ayuanindita.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Batam menunjukan tren positif. Ekonomi Batam terus bertumbuh dan meningkat. Peningkatan tersebut disebabkan kebijakan-kebijakan yang dibangun selama masa pandemi, dan memberikan ruang bagi kegiatan ekonomi hulu dan hilir untuk terus bergerak.

Seperti halnya pembangunan infrastruktur dan kebijakan tidak dilakukannya lockdown hingga kebijakan pendampingan protokol Kesehatan bagi perusahaan di Batam selama masa covid-19 berlangsung.

Baca Juga: Polresta Barelang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Kepala BP Batam tidak sendirian. Ia hadir bersama Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam dan jajaran. Rudi menuturkan bahwa ekonomi Batam secara stabil terus mengalami peningkatan signifikan.

“Ini terus kami dorong dari sisi infrastruktur dan kemudahan perizinan. Dan angka ini kami optimis, akan lebih indah angkanya bila perusahaan Jerman beramai-ramai datang investasi di Batam,” ungkap Rudi.

Sekretaris Utama Bidang Ekonomi Mr. Maximillian Mauer mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong perusahaan-perusahaan Jerman untuk menanamkan modalnya di Batam. “Luar biasa. Kami sangat tertarik tentu dan siap membantu. Kami akan mendorong dan menyampaikan pada perusahaan kami di Jerman. Dan mohon disampaikan apa saja yang bisa kami lakukan untuk Batam,” ucapnya. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

Update