
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam melaporkan nilai ekspor Batam Juli 2022 mencapai US$1.279,72 juta. Angka ini mengalami kenaikan 4,07 persen dibandingkan Juni 2022 atau naik 31,52 persen dibanding periode Juli tahun lalu.
Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto mengatakan, kegiatan ekspor Kota Batam Juli 2022 dibandingkan Juni 2022 naik senilai US$50,06 juta (4,07 persen). Hal tersebut disebabkan oleh naiknya sektor migas sebesar 11,69 persen dan sektor nonmigas sebesar 3,08 persen.
“Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Kota Batam mengalami kenaikan senilai US$306,69 juta (31,52 persen). Kenaikan nilai ekspor Juli 2022 dibanding Juli 2021 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 19,04 persen dan sektor nonmigas 33,48 persen,” ujarnya, Senin (5/9).
Total ekspor kumulatif Januari – Juli 2022 Kota Batam adalah sebesar US$8.384,08 juta. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari – Juli 2021 mengalami kenaikan senilai US$2.003,94 juta (31,41 persen). Naiknya nilai ekspor Januari – Juli 2022 dipengaruhi oleh naiknya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 33,34 persen. Nilai kumulatif ekspor Kota Batam menyumbang 75,04 persen dari total kumulatif ekspor Kepri yang senilai US$11.173,51 juta.
Rahmad menambahkan, selama Januari-Juli 2022 komoditas ekspor nonmigas Kota Batam terbesar nilai ekspornya adalah golongan barang mesin/peralatan listrik yaitu senilai US$3.788,30 juta, dengan perannya 50,23 persen. Ekspor kumulatif non migas Kota Batam menyumbang 89,21 persen dari ekspor kumulatif (Januari-Juli 2022) Kepulauan Riau senilai US$8.453,50 juta.
Komoditas berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kota Batam adalah mesin-mesin/pesawat mekanik senilai US$861,60 juta (11,42 persen), benda- benda dari besi dan baja senilai US$494,95 juta (6,56 persen); Minyak dan lemak hewan/ nabati senilai US$486,67 juta (6,45 persen).
Negara tujuan ekspor Kota Batam Juli 2022 dengan nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai US$528,98 juta. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibanding keadaan bulan Juni 2022, yaitu turun sebesar 3,96 persen dan namun naik 25,47 persen jika dibanding Juli 2021.
Tujuan ekspor Kota Batam dengan nilai terbesar kedua selama bulan Juli 2022 yaitu ke negara Amerika Serikat, yaitu mencapai US$301,39 juta atau naik 13,11 persen dari bulan sebelumnya.
Pada periode Januari-Juli 2022, Singapura merupakan negara tujuan ekspor dengan peranan terbesar dengan nilai US$4.006,73 juta (47,79 persen), hal ini menunjukkan lonjakan sebesar 46,60 persen dari periode sebelumnya. Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor
yang memiliki peranan terbesar kedua dengan nilai US$1.612,02 juta (19,23 persen). Negara
tujuan ekspor terbesar ketiga adalah Tiongkok, Australia, Jerman, Jepang, Perancis, Belanda, India dan Mauritania.
“Kesepuluh negara tujuan ekspor Kota Batam tersebut mempunyai peran sebesar 84,78 persen terhadap total ekspor Kota Batam Januari-Juli 2022,” terangnya.
Nilai Ekspor menurut pelabuhan muat utama di Kota Batam Juli 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar yaitu dengan nilai ekspor US$791,27 juta. Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan 1,88 persen jika dibandingkan dengan bulan Juni 2022 dan naik 60,28 persen jika dibandingkan dengan bulan Juli 2021.
Total ekspor kumulatif Januari-Juli 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar yaitu sebesar US$5.205,94 juta, terbesar kedua ialah Pelabuhan Sekupang US$1.449,11 juta. Kontribusi kedua Pelabuhan tersebut adalah sebesar 79,38 persen dari kumulatif ekspor Januari-Juli 2022 Batam. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



