
batampos – Nilai ekspor Batam kembali turun pada Juni tahun 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Juni 2023 sebesar US$ 1.169,38 juta. Angka ini turun 2,36 persen dibandingkan Mei 2023 yang sebesar US$ 1.197,62 juta.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Agus Kadaryanto mengatakan penurunan nilai ekspor Juni 2023 itu didorong oleh turunnya sektor non migas di Batam sebesar 2,53 persen atau sekitar US$ 28,74 juta. Sedangkan sektor migas naik sebesar 0,83 persen atau sekitar US$ 0,50 juta.
“Ekspor migas Juni 2023 mencapai US$ 60,46 juta atau naik 0,83 persen dibandingkan Mei 2023. Ekspor nonmigas Juni 2023 mencapai US$ 1.108,91 juta atau turun 2,53 persen dibandingkan Mei 2023,” ujar Agus Kadaryanto, Jumat (4/8).
Baca Juga: Anggaran Bansos Diusulkan Naik 184 Persen, untuk Bantuan Bencana dan Pemberian Sembako
Agus menambahkan, nilai ekspor Kota Batam bulan Juni menyumbang 79,84 persen dari total ekspor se-Kepri sebesar US$ 1.464,66 juta. Adapun ekspor non migas penyumbang terbesar di bulan Maret 2023 ini adalah mesin dan peralatan listrik US$ 601,97 juta dan mesin-mesin atau pesawat mekanik US$ 154,47 juta, benda-benda dari besi dan baja sebesar US$ 97,82 juta serta minyak dan lemak hewan US$ 56,94 juta.
Adapun negara tujuan ekspor Kota Batam bulan Juni 2023 dengan nilai terbesar masih negara Singapura, yaitu mencapai US$ 416,10 juta. Ekspor Singapura pada bulan ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, naik sebesar 2,90 persen, namun turun 24,45 persen dibandingkan Juni 2022.
Pada periode Januari-Juni 2023, Singapura merupakan negara tujuan ekspor Kota Batam dengan peranan terbesar yaitu 34,34 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam 2023 dengan nilai US$ 2.578,24 juta. Hal tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 25,86 persen.
Baca Juga: Operasikan IPA 350 Baru, Komitmen Tuntaskan Persoalan Air
Negara-negara tujuan ekspor terbesar Kota Batam selanjutnya selama Januari-Juni 2023 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor US$ 1.921,48 juta (25,59 persen), Tiongkok sebesar US$ 443,56 juta (5,91 persen), Jepang sebesar US$ 211,06 juta (2,81 persen) dan India sebesar US$ 174,76 juta (2,33 persen).
Sementara itu untuk Nilai ekspor terbesar pada Juni 2023 masih melalui Pelabuhan Batuampar yaitu dengan nilai ekspor US$ 788,07 juta. Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan 0,02 persen jika dibandingkan dengan bulan Mei 2023 dan naik sebesar 1,47 persen.
“Jika dibandingkan dengan bulan Juni 2022.Total ekspor kumulatif Kota Batam terbesar selama Januari-Juni 2023, yaitu melalui Pelabuhan 5 Batuampar sebesar US$ 5.123,83 juta,” terang Agus.
Disusul Pelabuhan Sekupang sebesar US$ 1.265,55 juta. Kontribusi kedua Pelabuhan tersebut adalah sebesar 85,10 persen dari total ekspor Kota Batam selama Januari-Juni 2023. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



