Kamis, 8 Januari 2026

Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi kecelakaan. Foto: jawapos.com

batampos – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyoroti masih banyaknya pengendara maupun pejalan kaki yang abai terhadap keselamatan di jalan raya. Menurutnya, hal-hal kecil yang sering dianggap sepele justru bisa memicu terjadinya kecelakaan.

“Kadang orang jalan kaki pagi hari saja sudah menggunakan lampu sorot di samping tubuhnya. Begitu juga pengendara motor, ada yang tidak memeriksa kondisi kendaraan padahal mau bergegas ke tempat kerja. Hal-hal seperti ini yang kerap menjadi celah kecelakaan,” ujar Asep, Senin (25/8).

Ia menjelaskan, faktor kecelakaan di Kepri tidak hanya disebabkan kondisi alam, seperti hujan deras yang membuat jalan licin. Faktor infrastruktur juga berperan, misalnya jalan berlubang, minim penerangan, hingga rambu lalu lintas yang kurang memadai.

Baca Juga: Modus Calo Polisi, Duit Tipu-Tipu Ludes di Judi Online

Namun, Asep menegaskan bahwa kesadaran pengemudi tetap menjadi kunci utama. “Sebagus apapun jalannya, kalau pengemudinya tidak hati-hati tetap saja berisiko. Jangan asal belok kiri atau kanan tanpa memperhatikan arus kendaraan lain,” katanya.

Asep menambahkan, jajaran kepolisian selama ini rutin melakukan patroli dan sosialisasi, tetapi dukungan masyarakat sangat diperlukan.

“Kami ingin masyarakat bisa jadi polisi bagi dirinya sendiri. Dengan begitu, mereka lebih waspada dan tidak mudah menjadi korban,” ucapnya.

Selain pengemudi kendaraan bermotor, pejalan kaki juga diminta waspada. Ia mencontohkan banyak warga yang berolahraga di jalan tanpa mengenakan perlengkapan keselamatan atau sembarangan menyeberang tanpa melihat arus kendaraan.

“Hal kecil seperti itu sering berakibat fatal. Jadi jangan menganggap enteng, karena keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama,” tutur Asep.

Baca Juga: Gagal Dapat Kerja, Pemuda Nekat Lompat dari Jembatan Barelang

Polda Kepri juga menyoroti penggunaan lampu sorot atau spotlight yang dipasang secara sembarangan. Menurutnya, alih-alih membuat lebih aman, justru bisa mengganggu pandangan pengendara lain dan memicu kecelakaan beruntun.

“Semua aturan sudah jelas. Kendaraan harus sesuai standar, bukan dimodifikasi sembarangan. Itu bukan hanya soal ketertiban, tapi juga soal nyawa,” tambahnya.

Asep menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan operasi keselamatan serta edukasi masyarakat untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Kalau semua disiplin, angka kecelakaan bisa ditekan. Keselamatan di jalan harus jadi budaya bersama,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update