
batampos – Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Orchard Boulevard, Batam Center sudah seminggu lebih padam. Kondisi ini dikeluhkan warga mengingat akses jalan tersebut cukup padat dilalui kendaraan, khususnya malam hari.
“Iya sudah lebih seminggu ini mati. Kita gak tau apakah ini efek ditabrak mobil beberapa waktu lalu atau sebab lain,” ujar Andreas, warga Bengkong yang sering melalui jalan tersebut.
Selain jalan Orchard Boulevard,, warga juga mengeluhkan seringnya PJU padam dari Simpang Gelael ke arah Simpang Ocarina Batam Center (Jalan Raja Haji Fisabilillah). “Sudah empat hari ini PJU di sana padam. Tanpa penerangan jalan menjadi gelap dan rawan tindak kejahatan,” ujar Susi, warga Botania.
Baca Juga: Intensitas Hujan dan Sampah Memperburuk Kondisi Drainase di Batuaji dan Sagulung
Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam melalui Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga Batam Kukuk mengatakan, PJU dari Kalista menuju Orchard Boulevard usai tiangnya ditabrak sudah bisa dialirkan. Hanya saja ada beberapa tiang mati, seperti di sebelum u-turn lantaran kabelnya dipotong orang.
“Benar ada beberapa tiang yang mati karena kabelnya dipotong. Tapi sudah diagendakan untuk perbaikan,” ujarnya.
Sementara itu untuk PJU dari arah Kalista ke arah Executive sering padam karena KWH-nya sering dimatikan orang yang tidak dikenal. Kukuk mengaku tidak mengetahui motif orang yang mematikan KWH ini. Seperti yang terjadi malam tadi KWH dimatikan dan pukul 01.00 WIB dihidupkan kembali oleh tim teknisi Dinas Bina Marga Batam yang tengah bertugas.
“Khawatirnya malah dia mau curi lagi, karena dengan mematikan kwh. Makanya setelah mendapat laporan langsung kita turun ke lokasi memeriksa dan setelah dicek KWH mati dan langsung kita hidupkan kembali,” terang Kukuk.
Baca Juga: Pembalap Liar Belum Jera, Masih Banyak Beraksi di Jalanan
Disinggung mengenai patroli ke titik rawan pencurian kabel dan panel PJU, ia mengaku, patroli rutin dilakukan tiap malam, dengan memantau PJU yang padam. Hanya saja sifatnya berkeliling dan bukan menempatkan anggota di setiap PJU.
“Kala menunggu justru maling yang ngawasi kita. Dan jam jam maling kan kita nggak tahu,” ucap Kukuk. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



