
batampos – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam memperbanyak event atraksi guna mencapai target kunjungan 2 juta wisatawan mancanegara (wisman).
Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata mengatakan dengan adanya atraksi wisata yang disiapkan, sebagai salah satu upaya untuk mencapai mengembalikan angka kunjungan lima tahun lalu atau sebelum pandemi Covid-19 yang melanda Kota Batam.
Salah satu atraksi yang menjadi agenda tahunan Disbudpar Batam yaitu Kenduri Seni Melayu yang diikuti oleh sejumlah negara ASEAN untuk memeriahkan acara tersebut.
Kemudian juga ada sejumlah agenda pawai ogoh-ogoh, festival tradisi gunungan (bulan syuro), hingga Sunda Festival juga masuk dalam deretan agenda atraksi wisata di Batam.
Event budaya merupakan salah satu yang didorong untuk mendatangkan wisman maupun wisnus. Tidak saja itu, event kebudayaan bisa juga mempertahankan budaya yang sangat beragam di Kota Batam ini.
Selain itu, ia menyebutkan adapun untuk menarik kunjungan wisman, yaitu konsep 3A yang terdiri dari aksesibilitas, amenitas dan atraksi.
“Dengan ratusan event tahun ini, kita optimis target kunjungan 2 juta bisa terwujud hingga akhir tahun 2024 ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan dengan dibukanya rute penerbangan baru, Batam-Kuala Lumpur merupakan salah satu penerapan konsep aksesibilitas yang bertujuan untuk mempermudah para wisman yang ingin melakukan perjalanan dengan durasi yang cukup singkat, jika dibandingkan dengan jalur laut.
Batam juga sudah punya hak angkut 7 kali dari kerja sama pemerintah Indonesia dengan Korea. Ini menambah satu lagi akses pembukaan akses. Tahun 2024, pemerintah kota mencanangkan Batam sebagai Tahun Kunjungan Wisata Batam.
“Jelasnya begini jadi kunjungan tetap meningkat karena sebenarnya kita secara masif itu dari jalur laut. Untuk menyambut kedatangan wisman ini, kami dorong pelaku wisata untuk berlomba-lomba menghadirkan event yang bisa dinikmati wisman,” ungkap Ardi.
Selain itu event yang mendapat respon baik seperti Tour dr Batam juga digelar tahun ini. Diharapkan peserta yang ikut bisa lebih banyak dari tahun 2023 lalu. Hal ini karena respon dari peserta dan penyelenggara yang luar biasa tahun lalu.
“Makanya akses itu penting. Karena untuk menggelar event internasional, harus didukung dengan akses dan fasilitas. Sehingga penyelenggara tertarik untuk menjadikan Batam sebagai tuan rumah event merek, termasuk penyelenggaraan event sport tourism,” ujarnya.
Pelaku wisata bersama Pemko Batam sudah menyiapkan 138 atraksi wisata guna menggaet minat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kota itu tahun ini.
“Event ekonomi kreatif juga mulai banyak tahun ini. Jadi juga mendorong pelaku kreatif memamerkan hasil karya mereka melalui pameran dan bazar,” tutupnya. (*)
Reporter : Yulitavia



