
batampos– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong agar pelaku UMKM di Batam dapat naik kelas melalui intervensi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Hal itu disampaikan Amsakar saat membuka kegiatan Gebyar UMKM Kota Batam yang berlangsung di Alun-Alun Engku Putri, Rabu (5/11).
Amsakar mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilainya sebagai wadah penting bagi pengembangan UMKM. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong pelaku usaha kecil agar tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Spirit kami bagaimana agar UMKM Batam naik kelas. Untuk itu harus ada intervensi kebijakan, di antaranya dengan memberikan bantuan modal sampai Rp20 juta tanpa suku bunga,” kata dia.
Namun, dia menilai kebijakan bantuan modal tersebut belum berjalan efektif. “Program ini rasanya tak tepat sasaran kalau tak efektif dan berjalan sesuai rencana. Coba kita cari formula lain supaya benar-benar bisa membuat UMKM naik kelas,” tambahnya.
Tantangan yang dihadapi pelaku UMKM tidak hanya soal modal, tetapi juga mencakup tata kelola usaha, kemasan produk yang belum menarik, serta keterbatasan akses pemasaran.
“Kalau kita berbincang tentang kendala UMKM, itu soal tata kelola, akses permodalan yang terbatas, persoalan kemasan produk yang masih seperti yang dulu-dulu, dan masalah pemasaran. Ini yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.
BACA JUGA: Akses Jalan Ditutup, Puluhan UMKM di Genta I Kompak Menutup Usahanya
Dari sekitar 8.000 UMKM yang terdata di Batam, baru sekitar 20 persen yang tersentuh program pemerintah. Karena itu, Pemko Batam berupaya memperluas jangkauan dan mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim, mengatakan kegiatan Gebyar UMKM merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pelaku usaha kecil sekaligus wadah untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap muncul kolaborasi antar lini sehingga UMKM siap bersaing di era digital,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (8/11) tersebut diikuti sekitar seratus UMKM dari berbagai sektor. Selain bazar dan pameran produk, acara juga akan diakhiri dengan pemberian UMKM Award bagi pelaku usaha berprestasi di Batam.
“Penghargaan ini diberikan untuk tiga kategori, yaitu UMKM tangguh, inovatif, dan top digital. Penilaiannya dilakukan secara objektif oleh tim pendamping Pemko Batam,” kata Salim.
Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan memperkuat daya saing. “Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh UMKM agar terus tumbuh dan berkontribusi untuk kemajuan ekonomi Batam,” tambah dia. (*)
Reporter: Arjuna



