Senin, 12 Januari 2026

Hadapi Nataru, Pemko Batam Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Murah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Menjelang akhir tahun yang kerap diwarnai kenaikan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan langkah antisipatif. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pemerintah akan menyalurkan 52.500 paket sembako murah sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menekan potensi inflasi di momen-momen konsumsi tinggi. Pemerintah tak ingin warga Batam terbebani oleh kenaikan harga menjelang perayaan besar keagamaan.

“Awal Desember kita akan kembali menggelontorkan paket sembako murah untuk masyarakat. Saya minta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan para distributor agar pasokan tetap lancar,” kata dia, Senin (27/10).

BACA JUGA: Inflasi Batam Terkendali, Pemko Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Jelang Nataru

Setiap paket sembako akan dijual sekitar separuh dari harga pasar, yakni Rp100 ribu per paket. Di dalamnya terdapat beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kilogram. Total nilai satu paket sekitar Rp200 ribu, tetapi selisih harga ditanggung melalui subsidi pemerintah.

Kebijakan subsidi ini tidak hanya bertujuan membantu warga kurang mampu, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang selama ini dijaga di bawah rata-rata nasional. “Kita berikhtiar sekuat tenaga agar masyarakat tidak terguncang oleh lonjakan harga. Stok aman, harga terkendali, dan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” tambahnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Batam, Wahyu Daryatin, menyebut, penyaluran paket sembako murah kali ini dirancang lebih sistematis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya melalui pendaftaran online, untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

“Masyarakat yang ingin ikut cukup mengisi data diri lengkap dengan nama, nomor KTP, dan nomor Kartu Keluarga. Sistem juga akan otomatis memblokir pendaftar ganda, sehingga tidak ada yang menerima lebih dari satu paket,” ujarnya.

Setelah mendaftar, masyarakat akan menerima barcode beserta jadwal pengambilan. Pada hari pelaksanaan, mereka cukup membawa KTP, barcode, dan uang Rp100 ribu ke lokasi yang telah ditentukan sesuai jadwal kecamatan.

Pembagian sembako murah akan digelar bergiliran di setiap kecamatan selama 5 hingga 10 hari. Lokasi kegiatan akan disesuaikan dengan titik yang disiapkan oleh pihak kecamatan, seperti lapangan umum, kantor lurah, atau area terbuka lainnya.

Pemko Batam juga menggandeng distributor besar dan pelaku usaha lokal untuk memastikan pasokan beras, minyak, dan gula tidak mengalami gangguan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok sekaligus mencegah spekulasi harga di pasar tradisional.

Selain membantu masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru, program sembako murah juga memberi efek domino terhadap penurunan tekanan inflasi daerah. Berdasarkan data tahun sebelumnya, kegiatan serupa mampu menahan laju kenaikan harga bahan pokok hingga 0,3 persen di Batam.

“Harapannya, dengan gebrakan ini, masyarakat dapat menyambut perayaan dengan tenang, tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga kestabilan harga dan memastikan semua warga dapat menikmati bahan pokok dengan harga yang wajar,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Update