
batampos – Usai libur lebaran, masyarakat Kota Batam berharap pemerintah segera tancap gas dalam merealisasikan proyek peningkatan infrastruktur, khususnya jalan dan drainase. Harapan ini mencuat lantaran sejumlah titik di kota ini, terutama di wilayah pinggiran, telah lama menunggu perbaikan infrastruktur yang dinilai sangat mendesak.
Catatan di lapangan menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Batuaji dan Sagulung merupakan daerah yang paling mendesak dibenahi. Sejumlah usulan telah diajukan oleh warga, mulai dari perbaikan jalan rusak, sistem drainase, hingga penanganan bencana alam kecil seperti longsor yang mengancam permukiman penduduk.
Salah satu masalah yang disoroti warga adalah longsor yang terjadi di Kelurahan Kibing, tepatnya di antara RT 04 dan RT 09 RW 01. Longsor ini dikhawatirkan akan semakin parah jika tidak segera ditangani. Warga berharap pemerintah cepat tanggap untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan potensi jatuhnya korban jiwa.
Baca Juga: Polsek Galang Intensifkan Pengawasan di Lokasi Wisata Selama Libur Lebaran
Masalah drainase juga tak kalah penting. Banyak warga mengeluhkan sistem drainase yang buruk dan sering menyebabkan genangan ketika hujan deras. Warga menginginkan adanya pemerataan dalam proyek perbaikan drainase agar tidak hanya wilayah pusat kota yang mendapat perhatian.
“Masih banyak yang memang urgen namun belum diperhatikan. Kami berharap semuanya bisa dirampungkan tahun ini,” ujar Sumihar, tokoh masyarakat di Batuaji.
Ia menilai bahwa perbaikan infrastruktur merupakan kebutuhan dasar yang harus segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan warga.
Baca Juga: Lahan Resapan Air Ditimbun, Ancaman Banjir Bayangi Warga
Sementara itu, di Kecamatan Seibeduk, warga meminta perbaikan jalan utama S. Parman yang kini dalam kondisi rusak parah. “Sudah banyak makan korban dan memang perlu segera diperbaiki,” kata Riyanto, warga setempat. Ia berharap pengendara tak lagi menjadi korban akibat jalan berlubang yang membahayakan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menanggapi harapan masyarakat dengan menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan agenda proyek secara bertahap. Ia menyebut pelaksanaan akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Masyarakat pun berharap proyek-proyek yang benar-benar dibutuhkan bisa segera direalisasikan demi pemerataan pembangunan yang berkelanjutan. (*)
Reporter: Eusebius Sara



