
batampos – Harga ayam potong segar di pasaran Batam masih tinggi hingga Rp 40 ribu per kilogram. Tingginya, harga ayam potong ini pun banyak dikeluhkan masyarakat.
Sarah, warga Batam Center mengatakan karena mahalnya harga ayam potong, ia terpaksa menyisihkan uang belanja lebih. Apalagi, ia berbelanja sekali seminggu, harus menyetok cukup cukup banyak ayam untuk dikonsumsi bersama keluarga.
“Belanja sekali seminggu, untuk ayam itu bisa 2 sampai 3 kilogram. Biasanya itu beli beli cuma Rp 30 ribu per kg, ini sudah Rp 40 ribu. Beli 3 kg, bisa dapat 1 kg lagi dong. Jadi 4 kg,” ujar Sarah.
Baca Juga: Mari Patuhi Aturan Lalu Lintas! Ada Operasi Zebra Seligi Dua Pekan di Batam
Diakui Sarah, tingginya harga ayam potong sudah ia rasakan sejak dua pekan terakhir. Ia pun berharap harga ayam potong bisa turun lagi.
“Sudah lama juga naiknya, kapan turunnya. Karena seribu saja itu berarti buat kami,” sebut Sarah.
Hal senada diungkapkan Nena, warga Batu Ampar yang mengeluhkan harga ayam yang tinggi. Bahkan tak hanya ayam potong segar, harga ikan dan cabai juga tinggi.
“Ayam mahal banget, ikan juga mahal, cabai juga. Semua serba naik,” jelas Nena.
Baca Juga: Ini Cara Pemko Batam Mengatasi Banjir
Awalnya, Nena berpikir kenaikan itu hanya di warung-warung sekitar rumahnya.. Namun saaat ia berbelanja ke Jodoh, pasar pagi, ternyata harga sudah tinggi.
“Di Jodoh juga serba naik, banyak ibu-ibu ngeluh karena harga pada naik,” imbuhnya.
Di Pasar Botania Batam Center, harga ayam potong segar Rp38- 40 ribu per kg, harga cabai setan Rp 80 ribu per kg.
Sementara Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanyaan Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan harga-harga. (*)
Reporter: YASHINTA



