Minggu, 3 Mei 2026

Harga Cabai di Batam Masih Tinggi

Berita Terkait

Ilustrasi. Harga cabai kembali meroket di Batam.

batampos – Harga cabai masih melambung tinggi di pasaran Batam. Sepanjang awal tahun yang baru lima hari ini sudah dua kali terjadi kenaikan harga dan kini bertengger di angka Rp 90 ribu per kilogram, Rabu (4/1).

Cabai setan yang semula Rp 70 ribu per kilogram kini bertahan di angka Rp 90 ribu. Cabai merah dan sejenisnya naik ke angka Rp 80 ribu.

“Sudah dua kali naik sejak awal tahun. Dari Jawa memang sudah tinggi harga cabai,” ujar Andi, pedagang di Pasar Fanindo, Batuaji.

Baca Juga: Disperindag Pastikan Harga Cabai Segera Turun

Lonjakan harga caba ini pun kembali meresahkan masyarakat khususnya ibu-ibu. Pemerintah dinilai gagal mengendalikan lonjakan harga barang kebutuhan pokok tersebut, sebab kenaikan di saat hari raya dan pergantian seperti ini sebenarnya sudah bisa diprediksi namun tak ada upaya pencegahan.

“Bukan hanya pembeli yang ngeluh, kami pedagang juga karena yang membeli jadi kurang. Harusnya diantisipasi karena akhir tahun atau hari raya sudah lazim dengan kenaikan harga kebutuhan pokok seperti ini,” ujar Umar, pedagang lainnya.

Ibu rumah tangga yang mulai kehabisan akal, menyiasati masalah cabe dengan mengurangi penggunaan cabe. “Solusi satu-satunya yang kurangi jumlah belanjaan biar dapur tetap ngasap,” kata Indri, seorang ibu rumah tangga.

Baca Juga: Kejari Batam Akan Lelang 14 Mobil Rampasan Negara, Ada Fortuner Hingga Pajero

Mereka berharap, jika pemerintah tak mampu menekan harga barang-barang yang mahal ini, setidaknya adakan operasi pasar murah untuk menekan pembengkakan uang belanja ibu rumah tangga.

“Tolonglah ini masalah serius. Kalau tak mampu menekan harga, adakan lah operasi pasar murah biar ringan dikit beban belanjaan kami kaum ibu-ibu ini,” ujar Marlina, warga lainnya. (*)

 

 

 

Reporter : Eusebius Sara

 

UPDATE