Sabtu, 14 Maret 2026

Harga Cabai Kembali Meroket, Pemko Batam akan Gelar Operasi Pasar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Pemerintah Kota Batam akan mengelar pasar murah untuk menekan harga pasar. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga cabai di pasaran Batam terus meroket. Untuk satu kilogram cabai saat ini kembali dijual hingga Rp 120 ribu.

Tingginya harga cabai ini tentunya menjadi keresahan masyarakat, terutama disaat sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami naik pasca kenaikan BBM.

Pantauan di Pasar Botania Batam Center, harga cabai merah keriting berada di urutan tertinggi. Harga per kilogramnya dijual hingga Rp 120 ribu, naik dari harga sebelumnya Rp 90 ribu. Sedangkan cabai rawit merah atau cabai setan dijual hingga Rp 10 ribu. Cabai rawit Rp 70 ribu per kg.

“Ya untuk cabai memang naik lagi, sempat turun di bawah Rp 100 ribu, kemudian naik lagi,” ujar Agus pedagang sayur mayur.

Dijelaskannya, kembali tingginya harga cabai ini dikeluhkan pelanggannya. Sebab harganya lebih tinggi dibanding komoditi jenis sayuran lainnya.

“Untuk cabai saat ini memang paling mahal. Makanya banyak yang protes harganya tinggi, padahal sama jenis sayuran juga,” imbuh Agus.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau tak menampik tingginya harga cabai di pasaran Batam. Karena itu, sebagai langkah antisipasi keluhan masyarakat, Pemko Batam akan menggelar 20 kali operasi pasar di Kecamatan.

“Ya memang tinggi, karena memang distributor cabai saat ini suka-suka mereka menaik turunkan harga,” ujar Gustian.

Dijelaskannya, pihaknya juga tengah mencari solusi untuk mengantisipasi tingginya harga cabai. Diantaranya dengan bekerjasama langsung dengan daerah penghasil cabai.

“Nantinya cabai dari pelabuhan akan langsung ke pasar-pasar. Kalau saat ini kan dari pasar pagi, makanya harga di pasar-pasar lainnya tinggi, karena modalnya juga tinggi,” pungkas Gustian. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN