
batampos – Satgas Pangan Polda Kepri memastikan pasokan bahan pokok di Kota Batam aman. Meski begitu,untuk daging sapi beku yang sempat melejit masih belum turun.
Kemarin, tim Satgas Pangan Subdit 1 Ditkrimsus Polda Kepri meninjau beberapa pasar ya g ada di Batam. Salah satu pasar yang ditinjau pasar pagi Tos 3000 di Jodoh.
Dari pengecekan, harga daging sapi beku tercatat masih bertahan di angka Rp130 ribu per kilogram, sementara daging sapi segar menembus Rp160 ribu.
Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni mengatakan personil Subdit 1 menyisir lapak-lapak pedagang sembako untuk memastikan ketersediaan barang.
“Kami juga mengecek harga dan memastikan tidak ada penimbunan, yang menyebabkan harga komoditas tinggi,” kata Ruslaeni.
Menurut dia, secara umum harga bahan pokok di Pasar Tos 3000 terpantau stabil. Stok juga mencukupi.
“Tapi memang untuk daging sapi beku masih tinggi. Ini yang akan terus kami pantau dan koordinasikan dengan pihak distributor,” ujar Ruslaeni.
Menurutnya, kondisi stabilnya harga dan pasokan barang kebutuhan pokok ini tak lepas dari distribusi yang masih berjalan lancar. Namun, pihaknya tetap mewaspadai potensi gejolak harga terutama menjelang momen-momen hari besar.
“Memang ada beberapa yang terkendala, seperti daging sapi beku. Tapi untuk saat ini, semuanya masih terkendali. Kami akan terus monitoring, terutama terhadap komoditas-komoditas yang fluktuatif seperti daging dan cabai,” tegasnya.
Ruslaeni menambahkan, pihaknya tidak hanya memantau harga, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap distribusi dan potensi pelanggaran, seperti penimbunan atau permainan harga.
“Kami bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas. Kalau ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai hukum,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap membeli kebutuhan pokok secara bijak. Hal itu akan berdampak terhadap ketersediaan dan harga.
“Jangan panik buying. Kalau ada lonjakan harga tidak wajar, silakan laporkan. Satgas Pangan akan langsung turun,” jelasnya.
Terkait harga daging sapi beku yang masih tinggi, ia mengatakan satgas pangan polda kepri tetap berkoordinasi dengan pemerintah
“Dalam hal ini BP batam & instansi terkait agar memepermudah jalur masuk distribusi sembako khususnya daging karna sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi,” sebutnya.
Salah satu pedagang daging beku, Anto mengatakan harga tinggi ini sudah berlangsung hampir satu bulan. Menurutnya, pasokan daging beku dari distributor sempat tersendat, sehingga stok yang masuk sedikit dan harga langsung naik.
“Biasanya harga normalnya di bawah Rp100 ribu. Sekarang tinggi. Pembeli juga mulai berkurang karena harga terlalu tinggi,” katanya. (*)
Reporter : Yashinta



