Senin, 12 Januari 2026

Harga Lebih Murah dari Jakarta, Properti Batam Jadi Incaran WNA

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Perumahan di bilangan Batamcentre. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Batam kian dilirik warga negara asing (WNA) sebagai lokasi investasi properti. Selain karena letaknya strategis berseberangan dengan Singapura, harga properti di Batam dinilai jauh lebih murah dibanding kota-kota besar lain di Indonesia.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Batam, Robinson Tan, mengatakan harga apartemen untuk WNA di Batam masih terjangkau. Jauh dibanding daerah ibu kota yang bisa diatas Rp 5 miliar.

“Kalau di Batam Rp1 miliar ke atas sudah bisa dapat apartemen. Untuk landed house sekitar 2 miliar ke atas. Kalau di Jakarta, apartemen bisa Rp5 miliar, landed house malah Rp8 miliar sampai Rp10 miliar ke atas,” ujarnya.

Baca Juga: Inflasi Kepri Agustus 2025 Turun Jadi 0,18 Persen, Peringkat Keempat Terendah di Sumatera

Menurut Robinson, kelebihan lainnya adalah kemudahan syarat bagi WNA. Mereka hanya perlu paspor atau KITAS untuk bisa membeli properti di Batam.

“Malah, setelah membeli rumah minimal Rp1 miliar atau Rp2 miliar, WNA bisa mengurus second home visa. Jadi semakin mudah,” katanya.

Ia menambahkan, sejak kebijakan kepemilikan properti untuk WNA semakin jelas, antusiasme ekspatriat di Batam meningkat. Meski awalnya masih ada keraguan, kini banyak yang sudah membeli. “Setelah ada testimoni positif dari pembeli pertama, ekspatriat lain mulai ikut. Penjualannya juga meningkat dibanding tahun lalu,” ucapnya.

Tidak hanya segmen middle up, Robinson menegaskan penjualan rumah di semua lini menunjukkan tren positif.

Middle low juga bagus penjualannya. Kita doakan pertumbuhan industri manufaktur dan sektor lain terus berjalan baik, sehingga ikut mendongkrak sektor properti,” ungkapnya.

Baca Juga: Disnaker Batam Kembali Buka 23 Jenis Pelatihan Gratis, Pendaftaran 3–4 September

Selain faktor harga dan lokasi, dukungan kebijakan pemerintah daerah turut memengaruhi pasar properti. Robinson mencontohkan komitmen pimpinan daerah dalam penanganan banjir. “Kalau banjir bisa ditangani dengan baik, wajah Batam akan semakin baik. Itu otomatis menaikkan daya tarik kota, termasuk untuk properti,” jelasnya.

Dengan kombinasi harga kompetitif, syarat mudah, dan prospek ekonomi yang menjanjikan, Batam diyakini akan semakin menjadi tujuan utama investasi properti, khususnya bagi WNA yang mencari hunian dekat Singapura dengan harga terjangkau.

“Yang jelas, syarat untuk WNA saat ini sudah lebih mudah,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update