Kamis, 12 Maret 2026

Harga Sayur Naik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Harga sayuran mulai beranjak naik. Musim hujan yang berkepanjangan penyebab tingginya harga sayuran. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Harga sayuran mulai beranjak naik. Musim hujan yang berkepanjangan penyebab tingginya harga sayuran. Petani gagal panen sehingga mengurangi stok sayuran di pasar.

Pantauan di lapangan, sayur bayam dan sawi misalkan mendekat angka Rp 20 ribu perkilogram. Padahal sebelumnya sempat normal ke angka Rp 14 ribu. Begitu juga dengan sayur jenis buah-buahan seperti timun naik ke angka Rp 5 ribu dari harga awal Rp 2 ribu perkilogram.

Begitu juga dengan sayuran lokal seperti kangkung, daun singkong, kacang panjang juga naik ke angka 12 ribu hingga Rp 15 ribu perkilogram.

“Cabe juga mulai naik. Cabe merah naik Rp 5 ribu. Dari Rp 60 ribu jadi Rp 65 ribu. Cabe setan naik ke angka Rp 85 ribu perkilogram,” ujar Heni, pedagang sayur di pasar Fanindo, Batuaji.

Selain sayuran dan bumbu dapur, telur ayam dan daging juga mulai naik harga. Telur ayam masih bertahan diangka Rp 58 ribu perpapan dan daging ayam naik ke angka Rp 37 ribu perkilogram.

“Untuk sayuran naik karena stok menipis. Petani gagal panen karena hujan terus,” ujar Bayu, pedagang sayur lainnya di pasar Fanindo.(*)

Reporter: Eusebius Sara

SALAM RAMADAN