Jumat, 9 Januari 2026

Harga Telur di Batam Kembali Merangkak Naik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi warga membeli telur. Harga telur ayam di Batam merangkak naik. F.Iman Wachyudi

batampos – Harga telur ayam di Kota Batam kembali naik. Dalam dua hari terakhir, harga telur di pasaran naik hingga mencapai Rp54 ribu sampai Rp58 ribu per papan.

Di sejumlah swalayan, harga telur berkisar Rp54 ribu hingga Rp56 ribu per papan. Untuk kemasan isi 10 butir, dijual Rp19 ribu hingga Rp20 ribu. Seperti yang terlihat di swalayan kawasan Nongsa, harga telur dijual Rp 54 ribu per papan.

“Baru naik lagi dua hari ini, sebelumnya Rp 52 ribu per papan,” ujar Ria, karyawan swalayan.

Sementara itu, di pasar tradisional seperti Pasar Botania, harga lebih tinggi. Telur ayam buras per papan dipatok Rp 55-Rp58 ribu. Sedangkan kemasan isi 10 butir dilepas Rp20 ribu sampai Rp21 ribu.

Baca Juga: 19 Ribu Warga Batam Ikuti Cek Kesehatan Gratis hingga awal Agustus 2025

“Infonya telur dari Medan lagi tinggi, makanya harga di sini naik juga,” ujar Ahmad salah satu pedagang.

Kenaikan harga ini membuat para pedagang makanan resah. Pasalnya, harga telur yang tidak menentu menyulitkan mereka dalam menentukan harga jual kepada pembeli.

“Baru saja turun, sekarang sudah naik lagi. Modal makanan turut naik, jangan-jangan naik lagi,” kata Rini, pedagang makanan di Botania, Senin (18/8).

Tidak hanya pedagang, masyarakat pun ikut pusing. Telur yang selama ini jadi andalan untuk menu sehari-hari, kini membuat pengeluaran rumah tangga semakin membengkak.

“Baru bulan lalu per papan Rp 48 ribu, sekarang sudah naik lagi. Dibikin serba mahal saja,” keluh Astri.

Baca Juga: Satlantas Tutup Layanan SIM Saat Cuti Bersama, Pemohon Dapat Dispensasi

Belum diketahui secara pasti penyebab naiknya harga telur di Batam. Sejumlah pedagang menduga hal ini dipicu berkurangnya pasokan dari daerah pemasok, terutama dari Medan.

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam Aryanton, belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan harga telur. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update