Senin, 4 Mei 2026

Hasil Pelatihan Kerja Disnaker Batam, 1.161 Peserta Lulus Tes Tertulis

Berita Terkait

Warga melihat pengumuman peserta yang lolos seleksi pelatihan kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam di Sekupang, Kamis (1/2). (F. Rengga Yuliandra/Batam Pos)

batampos – 1.161 peserta pelatihan kerja yang dibuka oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, dinyatakan lulus ujian tertulis. Pengumuman disampaikan di Kantor Disnaker Batam di Sekupang dan website disnaker.batam.go.id, Kamis (1/2).

”Jumlah 1.161 peserta yang dinyatakan lulus tes tertulis itu untuk 48 jenis pelatihan yang telah kami siapkan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, Kamis (1/2).

Menurutnya, setelah pengumuman tes tertulis ini, dilanjutkan dengan pendaftaran ulang dan juga verifikasi dokumen bagi peserta yang mengikuti pelatihan forklift dan bahasa asing.

”Nantinya acara pembukaan pelatihan akan dibuka secara serentak oleh Wali Kota Batam,” tambah Rudi.

Sementara untuk pelatihan, pihaknya masih menunggu jadwalnya. ”Yang lulus sesuai kuota, dikecualikan pelatihan forklift dan bahasa asing, karena tesnya di LPK pelaksana nantinya. Pembukaan serentak direncanakan pekan depan, tetapi sifatnya tentatif menunggu jadwal wali kota,” tuturnya.

Baca Juga: Kartu Pencaker Bisa Diurus di Kantor Camat dan Disnaker Batam, Ini Syaratnya

Program pelatihan bagi pencari kerja yang dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, jumlah pendaftar membeludak. Hingga hari kedua pendaftaran, ada sebanyak 5.137 pendaftar secara online di https://bit.iy/DAFTARCALONPESERTAPENCARlKERJADISNAKER2024kita.

”Peserta yang lulus tes tertulis ini berdasarkan nilai,” ucapnya.

Dilanjutkan Rudi, pelatihan dan peningkatan produktivitas pekerja dipilih menyesuaikan kebutuhan sektor di industri saat ini. Dimana, Disnaker mengumpulkan perusahaan-perusahaan di Batam menanyakan sektor mana saja yang dibutuh-kan saat ini. Selain itu, ada juga dari musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yaitu usulan yang diberikan masyarakat serta dari perusahaan langsung yang menyampaikan ke Disnaker Batam akan kebutuhan saat ini.

”Jadi ada tiga mekanisme. Untuk musrenbang itu paling banyak kebutuhan welder dan galangan untuk umumnya. Sementara dari perusahaan, ada juga yang menyampaikan secara langsung seperti kebutuhan di sektor pariwisata, tour guide, penerjemah bahasa mandarin dan sebagainya,” ucap Rudi.

Adapun, pelatihan yang dibuka itu di antaranya adalah pelatihan forklif untuk 112 orang, pelatihan bahasa Korea untuk 17 orang, pelatihan rigger 30 orang, pelatihan autocad muda 22 orang, pelatihan bahasa Inggris/asing pariwisata 16 orang, pelatihan las 3G SMAW 20 untuk orang, pelatihan teknisi jaringan komputer untuk 20 orang, pelatihan las 5G (PIPE) SMAW 11 orang, serta pelatihan Welder 3G/4G 12 orang.

Selanjutnya, ada pelatihan bahasa Jepang 8 orang, pelatihan jasa boga kue nasional 35 orang, pelatihan keselamatan kerja K3 madya 25 orang, pelatihan jasa boga pengolah kue Indonesia dan oriental 35 orang, pelatihan Las 4G FCAW 13 orang, pelatihan menjahit asisten pembuat pakaian level 1 sebanyak 18 orang, pelatihan las 5G FCAW 13 orang, pelatihan teknisi forklif kelas 2 sebanyak 65 Orang dan pelatihan las 6G GTAW untuk 13 orang.

Baca Juga: Kadisnaker: Laporkan jika Tidak Digaji sesuai UMK

Wandi, salah seorang peserta pelatihan yang ditemui di kantor Disnaker Batam mengaku tidak lulus tes tertulis yang dibuka Disnaker Batam. ”Tadi saya lihat di website enggak ada. Makanya buat mastikan saya datang ke sini. Ternyata enggak lulus,” ujarnya.

Bagi Wandi, pelatihan di tahun ini merupakan kali kedua ia ikut, setelah tahun sebelumnya ia juga mendaftar namun tidak ikut tes tertulis. ”Tahun kemarin coba-coba saja. Namun pas diseriusin ikut malah enggak lulus juga,” ucap warga Batuaji itu.

Berbeda dengan Wandi, Arif, warga Batam Kota, mengaku baru akan mendaftar pelatihan ke Disnaker Batam. Pemuda 22 tahun itu mengaku tidak mendapat informasi bahwa pelatihan ini sudah memasuki tahapan pengumuman hasil ujian tes tertulis.

”Mau daftar pelatihan pak,” katanya kepada petugas Disnaker Batam.

Petugas yang mendengar langsung mengarahkan Arif agar mendaftar di tahun depan.

”Kalau sekarang sudah selesai tes tertulis mas. Enggak ada buka lagi,” kata pegawai Disnaker. (*)

UPDATE