
batampos – Pemilik sarana transportasi laut diimbau untuk mengutamakan keselamatan penumpang dengan memastikan kapal dilengkapi peralatan keselamatan standar. Imbauan ini disampaikan Pos Basarnas Batam menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi di wilayah perairan.
Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan setiap kapal yang beroperasi wajib memiliki perlengkapan keselamatan memadai, mulai dari life jacket, life buoy, life craft, hingga alat navigasi. Selain itu, pemilik kapal juga diwajibkan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) serta melakukan pemeriksaan rutin kelayakan kapal.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Kelengkapan alat keselamatan bukan hanya formalitas, tapi benar-benar dibutuhkan ketika terjadi keadaan darurat di laut,” tegasnya, Senin (1/9).
Dedius menambahkan, kondisi cuaca buruk seperti hujan deras, angin kencang, hingga gelombang tinggi bisa meningkatkan risiko kecelakaan di laut. Karena itu, selain melengkapi peralatan keselamatan, pemilik kapal dan nelayan juga diingatkan untuk memperbarui informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum berlayar.
“Informasi cuaca ini penting sebagai panduan. Jangan memaksakan diri melaut jika kondisi tidak memungkinkan,” ujarnya.
Selain imbauan untuk transportasi laut, masyarakat di darat juga diminta waspada. Dedius menyarankan agar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan deras disertai angin kencang. Pengendara sepeda motor yang terjebak hujan sebaiknya segera berteduh di tempat aman, tidak di bawah pohon besar atau dekat tiang listrik yang rawan tumbang.
Orang tua juga diminta melarang anak-anak bermain di sekitar aliran listrik atau genangan banjir untuk menghindari risiko tersengat listrik.
“Kewaspadaan masyarakat dan kepatuhan terhadap imbauan ini sangat penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan,” tambahnya.
Basarnas berharap, dengan langkah antisipasi yang tepat dari masyarakat dan pemilik sarana transportasi laut, keselamatan bisa lebih terjamin meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



