
batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Rabu (5/3) sore menyebabkan ruas Jalan Brigjen Katamso di Tanjung Uncang terendam banjir. Akibatnya, banyak pengendara yang mengalami kesulitan saat melintasi kawasan tersebut.
Banjir yang terjadi di dekat kantor Kelurahan Tanjung Uncang itu menggenangi ruas jalan utama, sehingga mengakibatkan kemacetan panjang. Sejumlah kendaraan yang nekat menerobos banjir mengalami mogok di tengah jalan, semakin memperparah kondisi lalu lintas.
Seorang pengendara bernama Santo mengaku sudah terbiasa dengan banjir yang selalu terjadi di lokasi tersebut setiap kali hujan deras turun. “Tiap kali hujan selalu begini di ruas jalan yang sama ini. Pasti banjir dan macet,” ujarnya.
Kondisi ini diperparah dengan banyaknya warga yang baru pulang kerja dan hendak berbuka puasa bersama keluarga. Mereka terpaksa bertahan di tengah kemacetan karena tidak ada jalur alternatif yang bisa dilalui.
Selain curah hujan tinggi, banjir diperparah oleh minimnya jalur pembuangan air di sekitar lokasi. Lahan di sebelah jalan diketahui sedang dalam proses pematangan, yang menyebabkan daerah resapan air tertutup oleh tanah timbunan.
Warga setempat berharap adanya solusi konkret dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka khawatir jika dibiarkan berlarut-larut, banjir akan semakin parah dan menimbulkan dampak yang lebih besar di kemudian hari.
Lurah Tanjung Uncang, Sutrisna, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.
“Kami sudah mengusulkan perbaikan aliran air di lokasi banjir ini. Harapannya, segera ada tindak lanjut dari pihak terkait agar masalah ini bisa teratasi,” ujar Sutrisna. (*)
Reporter: Eusebius Sara



