Minggu, 25 Januari 2026

Hujan Sesaat, Beberapa Titik Jalan Raja Isa Banjir, Banyak Kendaraan Mogok

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos– Hujan deras yang mengguyur kawasan Batamcenter, Rabu (2/7) pagi mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Jalan Raja Isa, Batam Center. Meski hanya berlangsung sesaat, luapan air mencapai ketinggian hampir 1 meter, menyebabkan sejumlah kendaraan mogok.

Tak hanya kendaraan roda dua dan mobil jenis bus yang mogok, namun juga sebuah truk. Bahkan akibat banjir, menyebabkan ruas jalan yang sebenarnya dua lajur, menjadi satu lajur, yang dilalui dua jalur kendaraan. Alhasil, sempat terjadi macet panjang, puluhan kendaraan juga memutar arah kendaraan mereka, yang takut terjebak banjir dan macet.

Menariknya, sejumlah anak-anak terlihat berinisiatif membantu para pengendara yang kendaraannya mogok. Dengan tubuh terendam hingga pinggang, mereka mendorong sepeda motor yang macet ke pinggir jalan.

Randi, salah seorang pengendara mengatakan ketinggian air hampir satu meter di pertigaan jalan yang disebut Simpang Helm menuju Megalegenda Batamcenter. Meski begitu, air juga berangsur surut saat hujan mulai mereda.

BACA JUGA: Banjir di Marina Makin Semakin Parah, Warga Keluhkan Proyek Ganggu Resapan

“Tadi banjirnya hampir satu meter, hujan mereda, air pun mulai surut,” sebut Randi di lokasi banjir.

Menurut dia, sejumlah kendaraan sempat mogok karena nekat menerobos banjir tersebut. Tak hanya kendaraan roda dua, namun juga mobil.

“Ada beberapa motor yang mogok, kemudian didorong, ada juga mobil yang berhenti ditengah banjir, kemudian truk. Kebayangkan tingginya, truk aja bisa mogok,” ungkapnya.

Bagus salah satu warga mengaku wilayah tersebut sudah jadi langganan saat hujan deras turun. Menurutnya, kondisi itu terjadi karena sistem drainase yang tidak bagus.

“Lihat saja saat banjir, air dari drainase yang lebarnya tak seberapa itu langsung meluap. Jadi hujan deras, pasti banjir,” katanya.

Ia berharap ada tindakan cepat dari pemerintah kota untuk membenahi sistem drainase di kawasan tersebut. Sebab hampir setiap saat hujan, warga harus was-was dengan kondisi tersebut.

“Kalau dibiarkan terus, ini bisa membahayakan. Bukan cuma kendaraan yang rusak, tapi juga rawan kecelakaan. Apalagi jalan ini termasuk jalan menuju kawasan industri. Di depan ini juga kawasan industri ,” pungkas Bagus. (*)

Reporter: Yashinta

Update