
batampos-Pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat Kota Batam, Kepulauan Riau, yang semula dijadwalkan berlangsung di Dataran Engku Putri, akhirnya dialihkan ke Masjid Agung Raja Hamidah, Senin (31/3). Keputusan ini diambil menyusul hujan deras yang mengguyur kota sejak pagi hari.
Meskipun cuaca kurang bersahabat, antusiasme masyarakat Batam untuk menunaikan salat Idulfitri tetap tinggi para jamaah umat muslim memadati Masjid Agung Raja Hamidah untuk bersama-sama melaksanakan ibadah di hari kemenangan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun Batam agar semakin maju dan sejahtera.
BACA JUGA: Hujan, Salat Id di One Batam Mall Berjalan Khidmat
“Pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai sekitar 6,6 persen. Tahun ini, angka kemiskinan berhasil ditekan sebesar 0,7 persen,”ujar Amsakar.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja keras semua pihak. Namun, ia juga mengingatkan masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan demi kesejahteraan masyarakat.
“Saya mohon doa dan dukungan agar kita bisa terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan Batam sebagai kota modern dan maju,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh warga Batam.
“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota Batam, serta BP Batam, saya mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Ramadan yang telah di lalui dan Idulfitri yang di rayakan ini menjadi momen untuk meraih ampunan dan kemenangan,” tuturnya.
Pelaksanaan shalat Idulfitri di Batam tahun ini berjalan dengan lancar meskipun ada perubahan lokasi mendadak akibat cuaca. Masyarakat tetap khusyuk dalam beribadah dan saling bersilaturahmi setelah salat. (*)
Reporter: Azis



