Minggu, 22 Februari 2026

Humas Harus Cepat Tangani Isu Negatif

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Batam Pos menggelar Pelatihan Kehumasan yang ditujukan untuk berbagai instansi pemerintahan maupun swasta yang diadakan di Aston Hotel Nagoya, Kamis (22/6) pagi. Kegiatan ini diikuti puluhan peserta.

foto: Cipi Ckandina / Batam Pos
Angel Purwanti (berdiri), praktisi Kehumasan dan Media Sosial. memandu jalannya pelatihan.

Kegiatan ini mengangkat tema bagaimana menanggapi isu negatif dan kritik di media sosial (medsos), dengan menghadirkan narasumber kunci yakni Angel Purwanti, praktisi Kehumasan dan Media Sosial.


Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur Batam Pos, Muhammad Iqbal. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi tentang Relasi Humas dengan Media dan Bagaimana Menghadai Wartawan.

Pada sesi pertama ini, sudah terlihat tingginya minat para peserta. Mereka bergantian bertanya seputaran media dan wartawan

“Masukan dari saya kepada lembaga kehumasan, berinteraksilah dengan media, pahami kulturnya,” ujar Iqbal kepada para peserta.

Kegiatan dilanjutkan pemberian materi oleh nara sumber Angel Purwati, praktisi kehumasan dan media sosial. Dalam kesempatan itu, wanita yang akrab disapa Enggi ini memulainya dengan membagi peserta ke dalam kelompok. Total ada 4 kelompok.

Kemudian peserta diminta untuk berdiskusi dan sharing tentang isu-isu negatif di Batam, khususnya dibeberapa instansi.

Enggi mengatakan seorang humas harus bisa menanggapi isu negatif dengan sikap yang wajar.

“Sikap yang wajar dalam arti tidak tersulut emosi. Kemudian menganakisa isu-isu tersebut dsri sudut pandang yang berbeda atau segala sisi. Sehingga menghasilkan solusi yang bisa menenangkan isu tersebut,” katanya.

Enggi menjelaskan saat ini kehumasan mempunyai fungsi digital. Untuk itu, ia menyarankan para peserta harus lebih bisa menggunakan produk internet, khususnya media sosial (medsos).

“Penggunaan digital sekarang lebih tinggi dari konvensional. Jadi humas itu bukan hanya informasi, tapi memberikan keadaan yang tadinya negatif menjadi positif,” ungkapnya.

Sementara salah seorang peserta dari Staff Humas BP Batam, Rachma Utari mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Sebab, kegiatan ini berbeda dari pelatihan kehumasan lainnya.

“Pelatihannya tidak monoton. Kita saling berinteraksi, tidak satu arah,” katanya.

Ia juga memuji narasumber yang dihadirkan Batam Pos. Serta persiapan panitia acara yang sangat matang.

“Narasumbernya informatif, ide-idenya sangat menginspirasi. Panitia juga sangat siap,” katanya.

Hal senada dikatakan Humas Universitas Ibnu Sina, Taslimahudin. Ia mengatakan kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk para humas.

“Dari pelatihan ini kita mengetahui kekurangan kita dalam pengelolaan informasi dalam kerja humas secata teknis,” katanya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

SALAM RAMADAN