Senin, 5 Januari 2026

Ikatan Mahasiswa Muslim Politeknik Batam Sediakan Sistem Monitoring Ikan di Pulau Kenon

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Alat sistem monitoring ikan di kelong yang akan di pasang di Pulau Kenon. (dok panitia IMMPB)

batampos – Ikatan Mahasiswa Muslim Politeknik Batam (IMMPB) menjadi salah satu organisasi mahasiswa yang berkontribusi dalam program P2MD Tahun 2022 yang diusung oleh Kemendikbud.

Program P2MD IMMPB tahun ini membuat sistem monitoring ikan di kelong di daerah Kampung Baru Kelurahan Subang Mas Kecamatan Galang, Kota Batam. Dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan, program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi nelayan di Pulau Kenon.

Dengan sistem solar cell, yang memanfaatkan panas matahari sebagai sumber energi, juga berbasis IoT (Internet of Thing) membuat pekerjaan para nelayan lebih efisien. Nelayan tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk mengecek keberadaan ikan yang masuk ke kelong, cukup memantaunya melalui smartphone maka ikan-ikan yang masuk ke dalam kelong dapat terlihat.

Baca juga: Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Saat dikenalkan dengan sistem monitoring ini, masyarakat Pulau Kenon terlihat antusias.

Kontribusi aktif IMMPB dan dosen pembina terlihat jelas di sini. Mereka bekerja sama dengan perangkat desa dan warga Pulau Kenon untuk mewujudkan program ini.

Acara simbolis pengguntingan pita (foto bawah) dan foto bersama usai acara pemasangan alat monitoring ikan di Pulau Kenon Minggu 25 September lalu. (dok. panitia IMMPB)

Pada Sabtu (19/11) lalu, tim P2MD IMMPB 2022 kembali turun ke lapangan untuk melakukan monitoring alat sekaligus penanaman plang sebagai bukti telah terlaksananya program P2MD di Pulau Kenon.

Dengan monitoring alat ini artinya seluruh rangkaian kegiatan P2MD yaitu penetapan daerah kegiatan, sosialisasi masyarakat, mentoring penggunaan sistem, dan pemantauan berkala guna memastikan efektifitas program yang berlangsung sudah dilaksanakan.

Acara simbolis pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan pemasangan alat dilakukan di SDN 011 Galang pada Minggu (25/9) lalu yang dihadiri Lurah Subang Mas, Suyatmi, perangkat RT/RW setempat dan dosen pembimbing. Suyatmi menyambut baik program ini.

Kegiatan ini, menurut dosen pembina sekaligus pembimbing, Kamarudin, diharapkan mampu memberikan dampak yang besar bagi masyarakat Pulau Kenon. ”Semoga dengan ini seluruh mahasiswa dapat termotivasi untuk memberikan ide yang kreatif untuk kemajuan masyarakat dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” terangnya.

P2MD merupakan program pemberdayaan masyarakat desa yang dilaksanakan oleh mahasiswa perguruan tinggi, dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kontribusi mahasiswa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Diharapkan program ini dapat meningkatkan mutu hidup masyarakat Pulau Kenon itu sendiri, dan juga wujud pemerataan pemanfaatan teknologi di daerah terpencil yang ada di Kota Batam. (*/advetorial)

 

 

Update