Sabtu, 24 Januari 2026

Ingin Merantau ke Batam? Waspadai 6 Culture Shock yang Sering Dialami Pendatang Baru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jembatan 1 Barelang.

batampos – Kota Batam menjadi salah satu tujuan favorit bagi para pencari kerja dan perantau dari berbagai daerah di Indonesia.

Letaknya sangat strategis karena berada di perdagangan internasional. Setiap kota pastinya memiliki ciri khas budaya masing – masing.

Ini culture shock yang sering dialami pendatang baru:

1. Gaya Hidup Cepat

Sebagai kota yang dihuni ribuan pekerja profesional, Batam memiliki kehidupan serba cepat. Tekanan kerja dan ritme kehidupan menjadi tantangan bagi yang terbiasa dengan suasana kota kecil.

2. Bahasa Campuran dengan Aksen Keras

Gaya bahasa Kota Batam memiliki ciri khas terkesan keras dengan penggunaan kata Kau, Ko, dan Aku. Percakapan ini dianggap biasa oleh anak remaja di Batam.

Perpaduan bahasa dengan Melayu, Indonesia, dan Mandarin banyak ditemukan. Bahasa sehari-hari ini mencerminkan betapa kuatnya pengaruh budaya lintas negara di Batam sebagai kota perbatasan.

3. Kehidupan Malam yang Terbuka

Batam terkenal dengan kehidupan malam yang cukup ramai. Banyak cafe, tempat karaoke, dan restoran buka sampai larut malam.

4. Budaya Ngopi Santai

Kopi menjadi salah satu minuman yang terkenal bagi masyarakat Kota Batam. Aktivitas ngopi santai di Kopitiam maupun cafe menjadi kehidupan sehari-hari warga lokal. Adanya minuman seperti Kopi O yang menjadi populer di Batam.

5. Makanan dengan Nama Unik

Kuliner dengan cita rasa menggugah selera serta nama unik ini bikin penasaran. Ada mie lendir, gonggong, dan teh obeng yang menjadi kuliner wajib setiap datang ke Kota Batam.

6. Memantau Pergerakan Dolar Singapura

Letak strategis dengan negara Singapura membuat warga lokal Kota Batam lebih memperhatikan pergerakan dolar Singapura. Pantauan ini untuk mengetahui apakah dolar sedang turun atau naik.

Adanya pantauan ini membantu warga Batam atau turis yang ingin menukar mata uang tersebut ke rupiah.

Kota Batam menunjukkan perpaduan berbagai budaya dengan toleransi yang tinggi. Semua yang datang ke Kota Batam dapat membangun relasi melalui berbagai cerita di kota perbatasan ini.(*)

 

Reporter: Juliana Belence

Update