
batampos – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Batam resmi meluncurkan program UMKM BELAJAR sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batam.
Ketua ISEI Batam, Suyono Saputra, mengatakan program ini merupakan bagian dari quick win pengurus baru sekaligus wujud kepedulian organisasi terhadap penguatan ekonomi daerah.
“Program UMKM BELAJAR kami luncurkan karena kami menyadari masih banyak kendala yang dihadapi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mengembangkan usahanya,” ujar Suyono dalam keterangan pers, Rabu (30/7).
Baca Juga: Menggembirakan! Ekspor Ikan Batam Capai Rp129 Miliar di Semester Pertama 2025
Dari hasil observasi di lapangan, salah satu tantangan utama yang ditemui adalah lemahnya pengelolaan keuangan oleh pelaku UMKM. Menurut Suyono, hal tersebut menjadi persoalan mendasar yang harus diatasi melalui edukasi yang tepat.
“Pengelolaan keuangan adalah hal paling dasar. Walaupun masih ada tantangan lain, semua itu sudah masuk dalam agenda kami untuk pemberdayaan UMKM di Batam,” jelasnya.
Sebagai langkah awal, ISEI Batam akan menggelar Workshop UMKM Belajar Keuangan Batch 1 pada 2 Agustus 2025 di Sekretariat ISEI Batam. Kegiatan ini akan diikuti oleh 20 pelaku UMKM dan terbuka secara gratis.
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftar, dapat menghubungi kontak sekretariat ISEI Batam melalui WhatsApp di nomor 0811 8140 101.
Baca Juga: Orderan Fiktif Gojek Menyerbu Kantor Batam Pos
Kegiatan ini direncanakan berlangsung secara rutin setiap bulan, dengan kuota maksimal 20 peserta per batch. Pembatasan jumlah peserta dilakukan agar proses pembelajaran lebih fokus dan interaktif.
Pada pelatihan perdana, ISEI Batam menggandeng Johny Budiman, pakar keuangan dan manajemen risiko yang juga akademisi Universitas Internasional Batam (UIB), sebagai instruktur utama.
Tak hanya fokus pada literasi keuangan, ISEI Batam juga telah menyiapkan workshop lanjutan seperti UMKM Belajar Sertifikasi Halal, Digital Marketing, hingga Inovasi Produk. Kegiatan-kegiatan ini akan diisi oleh narasumber berpengalaman, baik dari internal ISEI maupun eksternal.
Saat ini, ISEI Batam terhubung dengan komunitas UMKM yang memiliki lebih dari 1.000 anggota di Kota Batam. Ke depan, program UMKM BELAJAR juga akan diperluas ke wilayah lain di Kepri untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
“Sejalan dengan visi kami menjadi ISEI Cabang yang berpengaruh dan berperan aktif di Kota Batam, kami berharap kehadiran ISEI bisa memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha,” tutup Suyono. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



