Rabu, 7 Januari 2026

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Polda Kepri dan Bulog Gelar Operasi Pasar di Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Gerakan Pangan Murah yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Bulog Batam di halaman Kantor Lurah Sagulung.

batampos – Gerakan Pangan Murah yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Bulog Batam langsung diserbu warga, Jumat (8/8) pagi. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Lurah Sagulung itu bertujuan dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan beras.

Di lokasi, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga miring: beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kg, beras premium Rp65.000 per 5 kg, minyak goreng Minyak Kita Rp30.000 per 2 liter, dan gula pasir Rp18.000 per kg. Tak ada syarat khusus, siapa saja bisa membeli dan jumlah pembelian pun tidak dibatasi.

Kasubdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni mengatakan gerakan pangan murah sudah berlangsung di beberapa lokasi. Kali ini lokasinya berada di Sagulung.

“Kegiatan ini bentuk sinergi kami bersama Bulog untuk menjaga kestabilan harga pangan. Harga beras di pasaran saat ini cenderung naik, jadi kami hadir membantu masyarakat,” ujarnya disela acara.

Menurutnya, gerakan pangan murah Polda Kepri bersama Bulog bersifat terbuka untuk semua kalangan. Karena itu, masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan tanpa batasan, karena untuk masyarakat.

“Tidak ada pembatasan jumlah. Siapa saja boleh beli, dan tidak perlu menunjukkan KTP. Selama persediaan masih ada, masyarakat silahkan datang dan beli sebanyak yang dibutuhkan,” kata Ruslaeni.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini bentuk nyata kehadiran Pemerintah dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat harga bahan pangan pokok di pasaran sedang merangkak naik. Dengan mekanisme yang sederhana, diharapkan semakin banyak masyarakat bisa terbantu.

Sementara itu, Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan stok pangan khususnya beras SPHP aman hingga enam bulan ke depan. Jika permintaan meningkat, pasokan siap ditambah.

“Untuk kegiatan hari ini, kami bawa dua ton beras, 240 liter minyak goreng, dan 60 kilogram gula. Kalau habis, langsung kami ambil dari gudang. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Guido menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di Batam dan Karimun, tapi akan menyasar seluruh wilayah Kepri. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas pangan di tengah naiknya harga sejumlah komoditas.

“Bulog hadir bersama Polri dan TNI untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar. Kami ingin masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Pasar murah itu disambut antusias warga. Sejumlah ibu rumah tangga mengaku sangat terbantu, mengingat harga kebutuhan pokok terus merangkak naik.

“Lumayan bisa hemat. Harga beras di pasar sekarang mahal sekali. Ini sangat membantu,” ujar Eka, warga Sagulung.

Selain dapat pangan murah, sebanyak 20 warga yang berbelanja juga mendapatkan beras 5 kg secara gratis. Caranya cukup berbelanja 2 liter minyak goreng. “Namun untuk ini terbatas, hanya 20 pembeli pertama, mendapat minyak goreng gratis,” timpal Ruslaeni. (*)

Reporter: Yashinta

Update