Rabu, 14 Januari 2026

Jalan Duyung Batuampar Rusak Parah, Warga Keluhkan Debu dan Lubang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi Jalan Duyung di kawasan Batuampar, Kota Batam, kian memprihatinkan. Permukaan jalan yang rusak berat, berlubang, bergelombang, dan dipenuhi debu membuat pengguna jalan resah. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kondisi Jalan Duyung di kawasan Batuampar, Kota Batam, kian memprihatinkan. Permukaan jalan yang rusak berat, berlubang, bergelombang, dan dipenuhi debu membuat pengguna jalan resah.

Pantauan di lapangan, sepanjang jalan yang menjadi akses utama kawasan industri itu tampak dipadati kendaraan berat setiap hari. Truk gandeng, kontainer, trailer, hingga kendaraan proyek lalu-lalang tanpa henti. Akibatnya, aspal cepat mengelupas, sementara debu menebal dan beterbangan saat cuaca panas.

“Kalau hujan becek, kalau panas berdebu. Mau lewat pun jadi was-was,” keluh Taufik, salah seorang pengguna jalan, Kamis (23/10). Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan yang sudah lama dikeluhkan warga itu.

Baca Juga: Jalan Duyung Batu Ampar Rusak: Berlubang, Berdebu, dan Rawan Banjir

Kondisi makin parah saat musim hujan tiba. Air tak mengalir karena drainase tak berfungsi baik. Genangan dan lumpur menutupi badan jalan, membuat kendaraan kecil harus melambat. Namun, saat panas terik, jalan berubah menjadi lautan debu yang mengganggu jarak pandang.

“Kalau siang, mata sering perih karena debu tebal. Apalagi kalau truk besar lewat, debunya sampai ke rumah-rumah,” tambah Siska, pengendara motor yang saban hari melintas di sana.

Ia menilai perlu ada pengaturan lalu lintas bagi kendaraan berat di kawasan itu.

“Kalau bisa dibuat jalur khusus atau waktu tertentu untuk kendaraan besar. Jalan ini sudah padat, belum lagi kalau truk besar lewat, makin parah jadinya,” ujarnya.

Selain rusak, warga menilai lebar jalan tak sebanding dengan volume kendaraan yang tinggi. Dua jalur yang sempit membuat pengendara sering harus bergantian melintas di titik-titik rawan.

“Kalau truk gandeng lewat, kendaraan kecil langsung minggir. Bahaya sekali kalau malam karena lampu jalan juga minim,” tambah Taufik.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Suhar, memastikan pihaknya telah menyiapkan rencana perbaikan.

“Saat ini sedang dalam tahap persiapan pelaksanaan pekerjaan perbaikan jalan dan sistem drainase di Jalan Duyung,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Terkait maraknya kendaraan berat, Suhar menjelaskan belum ada aturan pembatasan kendaraan besar di jalan kota Batam.

“Semua jalan di Batam bisa dilalui kendaraan apa pun. Tidak ada aturan pemisahan untuk kendaraan berat,” jelasnya.

Meski begitu, warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum musim hujan datang. Mereka khawatir jalan berlubang dan licin bisa memicu kecelakaan.

“Kami tak menuntut banyak, cukup jalannya diperbaiki. Supaya aman dan nyaman untuk semua,” tutup Siska. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update