Sabtu, 21 Februari 2026

Jalan Mukakuning-Kepri Mall Sering Macet

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Proyek peningkatan akses jalan di Kota Batam belum merata. Masih banyak ruas jalan utama yang belum dilebarkan sehingga menjadi titik macet kendaraan saat jam sibuk, pagi dan sore hari. Misalkan ruas Jalan Ahmad Yani mulai dari Mukakuning hingga Kepri Mall. Padahal itu jalan utama yang selalu padat dengan kendaraan setiap waktu. Setiap pagi dan sore hari arus lalu lintas selalu padat merayap.

f.Iman Wachyudi/ Batam Pos
Sejumlah kendaraan padat merayap dari Simpang Dam Mukakuning sampai Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Minggu (12/12/2021). Pemandangan macet sudah menjadi pemandangan yang biasa di jalan ini.

Ribuan kendaraan berjubel hingga ke pinggir jalan. Jalur tersebut sepertinya kurang lebar sebab nyaris tak ada cela untuk bisa dilewati dengan kecepatan normal. Kendaraan terpaksa bergerak pelan dan butuh waktu hingga satu jam agar bisa melewati titik macet tersebut.
Pantauan di lapangan, sepanjang jalan utama tersebut sedikitnya ada dua titik lokasi macet yang dimulai dari simpang Dam hingga ke Simpang Panbil. Padatnya arus lalu lintas di jam sibuk menye-babkan ruas jalan itu macet panjang. Butuh waktu hampir sejam bagi kendaraan roda empat untuk melewati titik kemacetan itu.


Ternyata, banyak faktor yang menyebabkan macet, mulai dari angkot ngetem yang tak beraturan hingga padatnya kendaraan yang hendak berbelok atau masuk ke kawasan perusahaan di sepanjang jalan tersebut.

Selanjutnya di Simpang Panbil dan depan Kepri Mall. Kemacetan mulai terjadi dari depan Stadion Tumenggung Abdul jamal.

Kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas warga. Warga yang hendak kerja harus berjuang dari subuh agar bisa sampai ke tempat kerja tepat waktu.

”Saya masuk kerja pukul 08.00 WIB, jam setengah enam saya sudah bergerak dari rumah. Itu karena saya harus melewati tiga titik macet mulai dari depan SP sampai di sini,” ujar Windi, warga Batuaji.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh para sopir truk ataupun mobil operasional perusahaan. Akibat kemacetan itu mereka sering telat membawa material perleng-kapan perusahaan ke lokasi perusahaan.

”Ya mau gimana lagi situasi jalan memang begini setiap pagi. Kadang harus keluar lebih cepat biar tak terlambat antar atau jemput barang perusahaan,” ujar Agus, sopir truk operasional perusahaan di Mukakuning.

Seperti diketahui, dua tahun terakhir Pemko Batam fokus dengan proyek pelebaran jalan di Batuaji dan Sagulung. Jalan Brigjen Katamso dan R Suprapto sebagian sudah lebar jadi lima lajur. Harapan warga, agar proyek serupa juga terjadi di sepanjang jalan Ahmad Yani mulai dari Dam Mukakuning hingga depan Kepri Mall. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

SALAM RAMADAN