
batampos – Jalan S. Parman dari arah Mukkuning menuju kantor Camat Sei Beduk dan Polsek Sei Beduk kondisinya memprihatinkan. Selain berlubang di sejumlah titik, penerangan jalan umum di sepanjang jalur itu sebagian juga padam.
Batam Pos mencatat setidaknya 39 titik jalan berlubang dan bergelombang di ruas Jalan S. Parman. Kondisi ini terbentang dari kawasan Mukakuning hingga ke arah Kantor Camat dan Polsek Sei Beduk. Kerusakan jalan ini bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tapi juga mengancam keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Afriyadi, warga Tanjung Piayu yang saban hari melintas, menilai jalan gelap ditambah lubang di tengah maupun pinggir jalur membuat kecelakaan tinggal menunggu waktu.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Marina City Segera Dilakukan, BP Batam Turun Cek Lokasi
“Sudah ada yang jatuh. Kalau dibiarkan, bisa lebih parah,”katanya kepada Batam Pos, Minggu (7/9)
Keresahan juga datang dari pekerja di kawasan Mukakuning dan Batamindo. Listy, salah satu karyawan, menyebut kondisi itu menimbulkan rasa was-was, terutama bagi perempuan yang pulang kerja larut malam.
“Jam sebelas malam sampai jam dua belas, jalanan sudah sepi. Gelap begitu, rawan begal,” ujar Listy.
Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah. Ironis, jalur itu justru menghubungkan dua kantor penting yaitu Camat dan Polsek.
Baca Juga: Ada yang Menolak, Dinkes Batam Optimalkan Sosialisasi agar Masyarakat Terima Vaksin HPV
“Pejabat setiap hari lewat sini. Masa tidak sadar Apa harus ada korban dulu baru diperbaiki” kata Afriyadi.
Mereka mendesak Pemko Batam segera memperbaiki lubang dan melakukan perawatan rutin lampu jalan.
Hingga berita ini turunkan, Batam Pos masih menunggu tanggapan dari pihak Dinas Bina Marga. (*)
Reporter: M. Sya’ban



