
Polda Kepri gelar Apel keselamatan seligi 2024 di Mapolda Kepri. (F. Azis Maulana)
batampos – Dalam momen menciptakan kondisi keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Polda Kepri gelar Apel keselamatan seligi 2024 di Mapolda Kepri.
“Apel gelar keselamatan berlalu lintas kegiatan awal momentum operasi keselamatan 2024 yang digelar seluruh Polda di Indonesia bertujuan menciptakan Kamseltibcar,” ujar Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin, Jumat (1/3).
Asep menyebut di Polda Kepri melibatkan sebanyak 396 personil untuk kegiatan operasi ini yang menyasar kepada pengguna jalan agar mereka memerhatikan unsur keselamatan.
“Khususnya di ruas jalan kota Batam sarana dan prasarana sudah luar biasa berkembang yakni ruas jalan sudah lebar namun harus diikuti dengan budaya berlalu lintas yang baik,”sebutnya.
Baca Juga: Golkar Pimpin Perolehan Suara DPR RI Dapil Kepri
Dalam hal ini banyak pengguna jalan yang belum terbiasa dengan sarana pra sarana jalan tersebut. Polda Kepri telah memasang kamera ETLE yang harus diketahui masyarakat
“Sehingga kami bisa mengontrol pengguna jalan yang tidak sesuai dengan aturan. Ini dilakukan supaya memperkecil angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Menurutnya dari hal tersebut Polda Kepri perlu melaksanakan operasi keselamatan ini selain penindakan hukum secara elektronik pihaknya juga melakukan edukasi bersama stakeholder terkait .
“Sebab sarana pra sarana jalan yang berkembang ini harus diikuti dengan budaya tertib berlalu lintas, pemahaman Kamseltibcar menjadi tanggung jawab bersama,”ujarnya.
Dalam perhatian Polda Kepri masih banyak pengguna jalan yang melanggar dari segi kecepatan hingga para berkendara karena di kondisi jalan yang sudah bagus dan lebar lima jalur.
Baca Juga: PSI Pastikan Satu Kursi di DPRD Kepri
“Masih sering diperhatikan pengendara roda dua melintas di jalur tengah yang semestinya dilalui untuk lajur cepat , ini yang bisa membahayakan pengendara sehingga berpotensi terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Dirlantas Polda Kepri, Kombes pol Tri Yulianto , menuturkan dalam melaksanakan operasi ini melibatkan kolaborasi dengan semua pihak untuk
menekan angka keselamatan berkendara.
“Maka kami minta di informasi langsung. Dengan adanya komunikasi ini semoga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Dirlantas juga melakukan penekanan dalam operasi ini seperti deteksi dini, lidik, pam serta pemetaan terhadap lokasi/tempat yang rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan.
Melaksanakan pembinaan penyuluhan kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas berupa giat sosialisasi, penyuluhan melalui pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran melalui media cetak, elektronik dan medsos.
“Melaksanakan patroli dan penjagaan pada lokasi rawan macet, laka dan pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.
Penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan etle statis dan mobile serta blangko teguran. (*)
Reporter: Azis maulana



