
batampos – Penghuni kos-kosan Putri Sinar Penuin, Lubukbaja digegerkan dengan tewasnya Helen Devita, Senin (7/4). Wanita 34 tahun ini ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan jasad yang sudah membusuk.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan jasad Helen ditemukan oleh tetangga kosnya. Selain mencium aroma busuk, Helen juga sudah tidak terlihat selama beberapa hari.
“Saat ditemukan jasad bersandar di lemari dan sudah membusuk,” ujarnya.
Baca Juga: Masih Nihil, Pencarian Pemancing Hilang di Belakang Padang Diperluas hingga 3 Mil
Dengan temuan ini, polisi mendatangi lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan jasad Helen yang berasal dari Blitar, Jawa Timur tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara.
“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban,” kata Noval.
Noval menjelaskan dari penyelidikan, Helen diduga tewas karena sakit yang dideritanya. Hal ini diperkuat dengan temuan sejumlah obat-obatan di kamarnya.
Bahkan, Helen sempat berhenti dari pekerjaannya di Tempat Hiburan Malam (THM) karena sakit.
“Dari keterangan saksi dan rekan-rekannya, korban juga sempat sakit dan dirawat di rumah sakit,” ungkap Noval.
Noval menambahkan saat ini jasad Helen sudah diambil oleh pihak keluarga. Bahkan, pihak keluarga menolak untuk mengautopsi jasad karena sudah memastikan korban tewas karena sakit.
“Keluarga dari paguyuban yang mewakili keluarga di kampung menolak melakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan. Mereka sudab memastikan korban meninggal karena adanya penyakit yang dideritanya,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



