Jumat, 16 Januari 2026

Jelang Keberangkatan, Kemenag Pastikan Jamaah Haji Rekam Data Biometrik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Jamaah haji Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam memastikan seluruh jamaah calon haji (JCH) mendapatkan kemudahan dalam proses perekaman data biometrik untuk Saudi Visa Bio, salah satu syarat utama penerbitan visa haji.

Saudi Visa Bio ini diterapkan agar jamaah tidak perlu lagi melakukan pemindaian biometrik, seperti sidik jari dan wajah, saat tiba di Arab Saudi. Dengan sistem ini, data jamaah sudah terekam lebih awal, sehingga mempermudah proses imigrasi di bandara tujuan.

“Kami memastikan semua jamaah haji menjalani proses ini agar mereka tidak mengalami kendala saat tiba di Arab Saudi. Dengan data biometrik yang sudah terekam, mereka tidak perlu lagi melakukan pemindaian ulang di sana,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, Rabu (5/3).

Menurutnya, meskipun proses ini bisa dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi dari pemerintah Arab Saudi, banyak jamaah yang tetap memilih datang langsung ke Kantor Kemenag Batam untuk dibantu dalam perekaman data.

Salah satu alasan utama banyak jamaah datang langsung ke kantor adalah keterbatasan dalam menggunakan aplikasi, terutama bagi jamaah yang sudah lanjut usia atau (lansia).

“Kami memahami bahwa tidak semua jamaah familiar dengan teknologi atau memiliki perangkat yang mendukung aplikasi tersebut. Apalagi bagi jamaah lansia, mereka sering kali kesulitan dalam memahami cara penggunaannya. Oleh karena itu, kami siap membantu agar mereka dapat menyelesaikan proses ini dengan mudah,” jelasnya.

Hingga saat ini, dari total kuota 721 JCH asal Batam, sebanyak 698 jamaah telah menyelesaikan proses perekaman biometrik. Namun, jumlah tersebut mencakup jamaah dari kuota prioritas maupun cadangan, yang terdiri dari 251 orang.

Untuk memastikan semua jamaah menyelesaikan proses ini, pihak Kemenag Batam terus memantau progres perekaman data biometrik dan menghubungi jamaah yang belum menyelesaikannya.

”Sekarang data sudah mulai mengerucut, jadi kami juga bisa melihat siapa yang belum melakukan tahap tertentu. Kami akan menghubungi mereka satu per satu untuk mengingatkan tahapan yang belum selesai,” tutupnya.

Dengan adanya layanan bantuan dari Kemenag, diharapkan seluruh jamaah calon haji, terutama lansia, dapat menyelesaikan proses perekaman biometrik tanpa kendala. Hal ini bertujuan agar perjalanan ibadah mereka ke Tanah Suci dapat berjalan lebih nyaman dan lancar. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update