Senin, 19 Januari 2026

Jelang Nataru, Arus Penumpang Pelabuhan Internasional Masih Sepi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter ramai selama akhir pekan pada bulan lalu. F.Yashinta

batampos – Jelang Natal dan Tahun Baru arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter masih sepi. Bahkan, belum ada tanda-tanda akan terjadinya lonjakan penumpang, karena belum adanya permintaan extra trip.

Seperti arus penumpang pada Minggu (8/12) terpantau sedikit mengalami kenaikan dibanding hari biasa. Namun jumlah itu masih dikatakan sepi jika dibandingkan hari biasa.

“Ya untuk hari Minggu ini, arus penumpang bisa dikatakan sepi, untuk keberangkatan hanya 7000-an, biasanya diatas Rp 10 ribuan,” ujar Erik Mario Sihotang, Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter.

Baca Juga: Tim Gabungan Razia THM, Kosan, dan Hotel di Batam

Bahkan untuk kedatangan penumpang tercatat tak banyak, tercatat hanya 2000-an penumpang. Padahal pada akhir pekan bulan lalu arus penumpang kedatangan bisa mencapai 8000-an orang.

“Untuk kedatangan juga sepi,” imbuhnya.

Meski arus penumpang sepi, proses sandar kapal baik di keberangkatan maupun kedatangan juga masih terganggu. Hal itu dikarenakan jumlah ponton yang berfungsi hanya dua

“Masih terkendala karena ponton, jadi proses sandar kapal agak lama, karena harus antre,” tegasnya

Masih kata Erik, ia juga mendapat kabar jika pada tanggal 10 Desember mendatang ponton yang disegel akan dibuka. Menurutnya, informasi itu merupakan angin segar yang baik untuk pelayanan di pelabuhan tersebut.

“Mudah-mudahan informasi itu benar, jadi pelayanan bisa lebih lancar apalagi jelang Nataru ini,” kata Erik.

Baca Juga: Kecelakaan Tunggal, Mobil Menabrak Pohon dan Terguling di Batam Centre

Sebelumnya, Pelayanan di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center tidak berjalan maksimal. Satu dari tiga ponton tempat sandar feri internasional masih tidak dapat digunakan karena disegel oleh pengelola lama, PT Synergy Tharada, sejak 2 Agustus atau tepatnya sekitar 4 bulan lalu.

Kondisi ini tentunya berdampak signifikan terhadap pelayanan Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter yang menjadi arus terpadat lalu lalang perjalanan Batam-Singapura dan Malaysia. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Update