
batampos – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam menggelar rapat persiapan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (11/12).
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan persiapan jelang libur Nataru mendengarkan masukan dari berbagai pihak, demi menciptakan kelancaran arus mudik dan libur Nataru yang akan berlangsung pekan depan.
Keselamatan penumpang menjadi prioritas selama arus mudik berlangsung. Keselamatan penumpang harus dibarengi dengan ketersediaan peralatan keselamatan penumpang.
“Life jacket harus ada, dan memenuhi serta sesuai dengan jumlah penumpang yang ada di kapal. Keberangkatan juga harus melihat perkembangan cuaca, sebelum kapal berangkat,” kata Rudi.
Baca Juga: Kendaraan Roda Dua Tidak Perlu Daftar Online Untuk Naik Roro, Khusus Dua Rute Ini
Antisipasi lonjakan penumpang, armada kapal diminta memastikan jumlah penumpang sesuai dengan kapasitas. Namun jika ada dispensasi penumpang, operator kapal diminta waspada dan wajib mengecek ketersediaan peralatan penyelamatan penumpang.
“Untuk Pelni tadi disampaikan dispensasi sebesar 47 persen dari kapasitas yang ada. Hal ini harus dibarengi dengan ketersedian alat keselamatan penumpang. Kondisi berbeda dengan kapal antar pulau, informasi dari KSOP itu tidak ada. Sehingga penting sekali penegakan aturan ini, agar penumpang selamat sampai tujuan. Jangan ada yang over kapasitas,” tegasnya.
Menghadapi peak season, Rudi meminta pemudik dan operator kapal bisa mempersiapkan diri dengan baik. Lonjakan penumpang pasti akan terjadi, namun upayakan tetap tertib.
“Terutama untuk Pelni. Jangan terlambat ke pelabuhan, sehingga ketinggalan kapal nantinya. Pastikan barang bawaan tidak berlebihan, dan sesuai dengan keperluan,” imbuh Rudi.
Baca Juga: Rudi Ingatkan Jaksa Komitmen Cegah Korupsi Ditingkat Manapun
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh ASDP, untuk armada kapal sejauh ini mencukupi dalam menghadapi lonjakan penumpang. Terdapat 16 armada kapal yang siap melayani sepanjang arus mudik Nataru.
“Saya juga minta tadi maskapai untuk extra flight. Sebagai antisipasi lonjakan penumpang di momen Nataru,” sebutnya.
Selama libur Nataru, ada antisipasi lonjakan penumpang di jalur internasional. Rudi meminta ada antisipasi karena peningkatan kasus Covid-19 di negara tetangga.
“Untuk kasus ini, melihat dulu perkembangan di Singapura dan Malaysia. Apakah ada pengetatan seperti kembali menggunakan masker. Jika iya, mungkin Batam bisa menyarankan untuk penggunaan masker ini,” terang Kepala BP Batam tersebut.
Baca Juga: Kasus Perceraian di Batam Meningkat, hingga November Ada 2013 Perkara
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim menyebutkan armada bus trans disiapkan untuk melayani arus mudik. Misalnya di pelabuhan Pelni dan bandara Hang Nadim Batam.
“Tidak ada masalah untuk angkutan darat. Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus Nataru,” sebutnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP) Kota Batam, Mardanis memastikan komoditi kebutuhan pokok di Batam terpenuhi. Bahkan stok pasokan cukup untuk Januari 2024 mendatang.
“Beras aman, begitu juga dengan kebutuhan cabai dan lainnya. Alhamdulillah terpantau lancar,” sebutnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan gas LPG sejauh ini tidak ada masalah. Disperindag memastikan pasokan ke 12 kecamatan tidak mengalami persoalan. (*)
Reporter: YULITAVIA



