
batampos– Job Fair Kota Batam 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Selasa (5/8), di Aula Gedung S Universitas Putera Batam (UPB), Batuaji. Ajang tahunan ini menjadi harapan baru bagi ribuan pencari kerja (pencaker) yang mendambakan peluang kerja di tengah tantangan ekonomi dan tingginya angka pengangguran.
Dalam sambutannya, Amsakar mengatakan bahwa pelaksanaan job fair ini menjadi jawaban atas persoalan rekrutmen kerja yang sebelumnya kerap menimbulkan kericuhan. “Dulu saat perekrutan offline, banyak terjadi dorong-dorongan, bahkan desakan. Sekarang kita ubah sistemnya menjadi daring (online), semua lebih tertib dan terjadwal,” tegas Amsakar.
Sistem rekrutmen yang diterapkan pada Job Fair 2025 ini mewajibkan pencaker untuk mendaftar dan mengirim lamaran secara daring. Setelah itu, mereka akan mendapatkan jadwal wawancara sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tidak ada pendaftaran di tempat, dan semua proses terorganisir dengan baik demi kenyamanan bersama.
BACA JUGA: Jelang Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
“Job fair ini berlangsung tiga hari, dari tanggal 5 sampai 7 Agustus. Kami atur waktunya agar tidak ada lagi kisruh. Semoga semua berjalan lancar,” tambah Amsakar. Ia juga menyampaikan pesan kepada para pencaker untuk terus meningkatkan kemampuan diri jika belum berhasil dalam proses kali ini.
Lebih lanjut, Amsakar menyoroti data pengangguran di Batam yang meningkat meski investasi juga meningkat pada 2023. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh sistem perekrutan tenaga kerja yang tak terdata dan masih banyak dilakukan oleh PJTKI dari luar daerah, sehingga kontribusinya tidak tercatat di Batam.
“Kita dorong perusahaan-perusahaan untuk lebih memberi perhatian kepada anak-anak Batam. Melalui job fair ini, kita wujudkan kontribusi nyata perusahaan terhadap daerah, dengan cara membuka peluang kerja dan memastikan pengawasan terhadap jaminan sosial serta jenjang karier pekerja,” kata Amsakar.
PLT Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Nurul Iswahyuni, yang juga ketua panitia, menyampaikan bahwa sebanyak 38 perusahaan berpartisipasi dalam job fair kali ini dengan menyediakan 1.141 posisi lowongan kerja. Sementara, jumlah pencaker yang sudah mendaftar mencapai 5.243 orang.
Pantauan di lokasi, pencaker yang hadir diarahkan langsung ke dalam gedung tanpa antrean panjang. Tidak ada antrian atau desakan yang terlihat. Semua terpantau aman dan tertib. Perekrutan di lokasi Job Fair ini peserta atau pencaker langsung masuk ke ruangan masing masing perusahaan yang menjadi tujuan lamarannya.
Wira, panitia pelaksana lainnya juga, menjelaskan bahwa pencaker datang sesuai jadwal wawancara yang telah ditentukan oleh masing-masing perusahaan. “Yang belum mendapat jadwal belum bisa masuk,” ujarnya.
Suhardi, seorang pencaker lulusan sekolah menengah yang hadir di lokasi, mengaku antusias dan berharap besar pada ajang ini. “Saya baru lulus dan ingin sekali dapat kerja. Job fair ini sangat membantu kami anak-anak muda,” ucapnya dengan penuh harap.
Dengan sistem yang lebih tertib dan partisipasi perusahaan yang besar, Job Fair Kota Batam 2025 diharapkan menjadi solusi konkret mengurangi pengangguran di kota industri ini serta membuka lebih banyak peluang kerja berkualitas bagi masyarakat lokal. (*)
Reporter: Eusebius Sara



