
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat sebanyak 89.140 wisatawan mancanegara berkunjung ke Kota Batam selama April 2023. Jumlah ini ini turun sekitar 8,68 persen jika bila dibandingkan dengan periode sebelumnya Maret 2023.
“Maret 2023 lalu angka kunjungan 97.617 wisman. Jadi memang ada penurunan di bulan April ini,” kata Kepala BPS Kota Batam, Aguskadaryanto.
Ia menyebutkan, wisman asal Singapura masih mendominasi kunjungan hingga April ini. Terdata total wisman Singapura mencapai 56,94 persen dari total jumlah wisman selama April 2023.
Baca Juga: Bea Balik Nama ke 2 Gratis, Samsat Batam Center Siap Melayani
Ia menjelaskan, penurunan jumlah kunjungan wisman selama bulan April terjadi di pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
Pada bulan April 2023 ini, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Singapura ke Kota Batam sebanyak 50.760 kunjungan.
Sementara itu, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia mencapai 12.733 kunjungan, India sebanyak 4.670 kunjungan, China sebanyak 2.644 kunjungan, Philipina sebanyak 2.419, Vietnam sebanyak 1.334 kunjungan, Inggris sebanyak 847 kunjungan, Amerika Serikat sebanyak 782 kunjungan, Korea Selatan sebanyak 180 kunjungan serta wisman berkebangsaan Jepang sebanyak 643 kunjungan.
Baca Juga: Pimpin Rapat Pematangan Data Kemiskinan Ekstrem, Jefridin: Jangan Sampai Ada Salah Data
“Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam tercatat wisman berkebangsaan India mengalami kenaikan jumlah kunjungan pada April 2023 sebesar 36,23 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ujar Agus.
Jumlah wisman yang berkunjung ke Kota Batam sejak Januari hingga April 2023 tercatat sebanyak 355.724 kunjungan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan pada bulan tertentu terjadi penurunan angka kunjungan.
Namun angka kunjungan tersebut biasanya bisa terbalaskan di momen tertentu seperti public holiday, hari libur lainnya, termasuk juga nanti di penghujung tahun yang memang menjadi puncak angka kunjungan.
“Dalam satu tahun itu ada bulan yang sepi kunjungan. Tapi kita gesa nanti dengan promo dan event yang bisa menarik wisman. Sehingga penurunan angka kunjungan bisa diminimalisir,” ungkapnya.(*)
Reporter: Yulitavia



