Rabu, 28 Januari 2026

Junaidi Terpilih, PII Batam Siap Berlari Lebih Kencang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengurus Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Batam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (24/5) di Universitas Batam (Uniba).
f. Yashinta/Batam Pos

batampos – Ir. Junaidi resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Batam untuk periode 2025–2028. Ia terpilih melalui proses musyawarah dan mufakat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Sabtu, 24 Mei 2025, di Universitas Batam (Uniba).

Muscab merupakan forum tertinggi PII di tingkat cabang untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan memilih kepemimpinan baru. Acara ini dihadiri oleh ratusan anggota dari berbagai sektor, termasuk akademisi, profesional, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta.

Ketua Panitia Muscab, Ir. Edi Indera, menyebutkan bahwa Muscab kali ini diikuti oleh empat calon ketua yang telah lulus verifikasi, yaitu:

  • Ir. Ahmad Muda Bahri
  • Ir. Moden Purba
  • Ir. Junaidi
  • Ir. Sanusi

“Keempat calon ini mewakili unsur triple helix sektor keinsinyuran—praktisi, akademisi, dan aparatur negara. Mereka telah memaparkan visi dan misi dengan fokus pada program kerja progresif dan kolaborasi lintas sektor,” ungkap Edi.

Ketua PII Cabang Batam demisioner, Ir. Prastiwo Anggoro, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab dan keberhasilan regenerasi kepemimpinan. “Muscab tahun ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya jumlah calon ketua lebih dari dua. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para insinyur untuk memajukan organisasi,” katanya.

Selama dua periode kepemimpinannya, Prastiwo berhasil mengakselerasi pertumbuhan keanggotaan PII Batam hingga 370 persen—dari 273 orang pada 2019 menjadi 1.020 anggota hingga akhir Maret 2025. Jumlah insinyur berlisensi melalui Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) juga meningkat signifikan hingga mencapai 365 orang.

Peningkatan ini tak lepas dari inisiatif strategis PII Batam, termasuk mendorong berdirinya Program Studi Profesi Insinyur di Politeknik Negeri Batam serta memanfaatkan STRI dalam pengurusan perizinan bangunan gedung di Kota Batam.

“Pondasi infrastruktur keinsinyuran telah dibangun. Dengan kepemimpinan baru, saya yakin PII Batam bisa berlari lebih kencang dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kota dan perlindungan insinyur Indonesia,” tegas Prastiwo.

Rektor Universitas Batam, Dr. Samsul Rizal, menyambut baik terselenggaranya Muscab. “Saya merasa terhormat hadir bersama PII Batam. Organisasi ini punya potensi besar untuk menjadi garda depan dalam memperkuat legalitas dan integritas keinsinyuran, bahkan di tingkat internasional,” ujarnya.

Senada, Ketua PII Wilayah Kepulauan Riau, Ir. Mulia Pamadi, menekankan pentingnya peran PII Batam dalam kerangka kerja sama lintas negara.
“Pengurus baru tidak hanya bertugas mengurus izin profesi, tetapi juga harus mampu menjembatani konektivitas keinsinyuran di kawasan Sijori dan ASEAN. PII Batam punya reputasi nasional dan potensi internasional,” kata Mulia.

Selain pemilihan ketua, Muscab juga membahas sejumlah agenda strategis seperti peningkatan sertifikasi insinyur, pengembangan pelatihan teknis, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara Muscab dan sesi foto bersama seluruh peserta, menandai babak baru perjalanan PII Batam dalam semangat profesionalisme dan kolaborasi keinsinyuran yang lebih luas.

(*)

Update