
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan memastikan akan segera memanfaatkan kembali gedung bekas Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung. Gedung yang telah lama terbengkalai itu diproyeksikan memiliki fungsi baru dalam waktu dekat, tergantung ketersediaan dana rehabilitasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, menyatakan bahwa pihaknya telah merancang pemanfaatan ulang bangunan tersebut. “Kalau jaraknya dekat dengan puskesmas, kemungkinan akan kami ubah peruntukannya menjadi rumah dinas. Rencana sudah ada, tinggal tunggu dana rehab tersedia,” ujar Didi.
Gedung tersebut diketahui berada tak jauh dari Puskesmas Seilekop, salah satu dari dua puskesmas aktif di Kecamatan Sagulung selain Puskesmas Seilangkai. Satu puskesmas baru, Puskesmas Sungai Pelenggut, telah rampung secara fisik namun belum beroperasi karena masih dalam tahap persiapan peralatan medis.
Gedung bekas Pustu Seibinti itu sebelumnya menjadi salah satu pusat layanan kesehatan masyarakat di kawasan tersebut. Namun sejak bertahun-tahun lalu, bangunan ini tidak lagi difungsikan dan dibiarkan dalam kondisi rusak berat serta dikelilingi semak belukar.
Meskipun berada di lokasi strategis, yakni di pinggir jalan utama Seibinti dan dekat kantor kelurahan, bangunan itu kini hanya menyisakan kenangan. Padahal, kehadirannya dulu sangat membantu warga untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dasar.
Sunardi, warga Seibinti, menyambut baik rencana Dinas Kesehatan untuk kembali memanfaatkan gedung tersebut. “Kalau bisa cepat difungsikan lagi. Selama ini kami harus ke Puskesmas Seilekop yang agak jauh. Di sini sebenarnya sangat perlu fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Riris, ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar lokasi, juga berharap agar bangunan itu kembali difungsikan minimal untuk layanan ibu hamil dan persalinan. “Gedungnya masih lumayan, sayang kalau dibiarkan terus. Kami butuh tempat berobat yang dekat,” katanya.
Lurah Seibinti, Jamil, membenarkan bahwa wacana pemanfaatan gedung ini telah dibahas di tingkat kelurahan dan dinas. Ia mengatakan rencana rehabilitasi akan dijalankan tahun ini. “Sudah masuk pembahasan dan direncanakan direhab. Harapannya tentu bisa segera aktif kembali,” ucapnya.
Dengan adanya komitmen dari Dinas Kesehatan, warga berharap realisasi pemanfaatan gedung ini benar-benar terwujud. Selain untuk pelayanan kesehatan, kehadiran kembali fasilitas tersebut akan memperkuat akses layanan publik di kawasan Seibinti. (*)
Reporter: Eusebius Sara



