
batampos – Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan saat ini proses rencana pembangunan jembatan Batam – Bintan masih terus berjalan. Saat ini kajian ekonomi terkait rencana tersebut sudah selesai dilakukan.
“Alhamdulillah, semau kriteria sudah terpenuhi. Dan hal ini sudah menjadi perhatian dari Kementerian PU. Karena mereka nanti yang akan melaksanakan,” kata dia, Senin (29/8).
Ansar menjelaskan berdasarkan pertemuan terakhir Kementerian Pekerjaan Umum, saat ini masih dilakukan review desain. Hal ini untuk menghindari ketidaksesuaian antara rencana dengan realisasi anggaran ketika tahap pembangunan dimulai.
“Karena berdasarkan pengalaman Jembatan Suramadu. Karena saat proses pembangunan jembatan tersebut terjadi perbedaan yang cukup signifikan antara rencana dengan realisasi anggaran. Dan pusat tidak mau hal itu terjadi lagi di jembatan Babin ini,” jelasnya.
Untuk itu, saat ini Kementerian PU masih terus menyempurnakan desain pembangunan jembatan tersebut. Terkait pembebasan lahan yang nanti akan digunakan untuk pembangunan jembatan, mantan Bupati Bintan ini mengungkapkan sudah selesai dilakukan. Sedangkan beberapa persoalan lainnya tengah diupayakan cepat selesai dalam waktu dekat ini.
“Kami sudah menyurati BP Batam terkait penyerahan lahan kepada Kementerian PU. Semoga segera diserahkan. Pembebasan lahan lainnya juga sudah kami lakukan,” bebernya.
Pihaknya berupaya mengejar efisiensi di masa mendatang yang bertujuan percepatan realisasi pembangunan jembatan. Untuk saat ini Pemerintah Kepri berupaya menyelesaikan semua hal di daerah, yang bisa memperlancar dan mempercepat rencana pembangunan.
“Mudah-mudahan Kementerian PU sudah bisa melakukan lelang terbuka untuk landing poin Batam menuju Tanjungsauh ini. Karena nantinya ini akan jadi jembatan tol, bukan jembatan tanpa bayar. Jadi kita menunggu waktu saja, yang penting bisa segera dilelang lah,” terangnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



